Persijap tak ingin malu lagi
Sukses mempermalukan Persela Lamongan, 4 Maret 2010, tak membuat kubu Persiba Balikpapan jumawa. Laskar Selicin Minyak ini tetap ekstra waspada ketika bentrok dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa 9 Maret 2010.“Kami sukses meraih nilai sepurna di markas Persela, karena anak-anak mampu bermain sabar. Cara itu juga akan kami terapkan ketika dijamu Persijap. Namun, taktik dan strateginya tidak sama persis. Harus ada pembaharuan karena tim lawan juga merupakan tim bagus,” terang Daniel Roekito, Direktur Tekhnik Persiba .Dalam pengamatan Daniel, ketika Persijap dikalahkan PSM Makassar, punya kualitas tersendiri. Tim besutan Junaedi itu mampu mengimbangi PSM, bahkan cenderang mengusai permainan hingga memiliki sejumlah peluang emas untuk bikin gol. Namun, karena Persijap bermain tergesa-gesa, sejumlah peluang tersebut menjadi sirna.“Tentu dengan kekalahan tersebut, mereka akan bermain habis-habis agar tidak terulang peristiwa yang sama. Untuk itu, saya akan siapkan penangkalnya,” katanya.Salah satu kiat yang disiapkan Daniel yaitu menumpuk enam pemain di lini tengah dan hanya menugaskan Kim Young He di lini depan. Julio Lopez yang selama ini bertugas sebagai goal getter, posisinya akan ditarik sedikit ke belakang.“Dengan kualitas teknik serta mobilisasi Lopez, saya intruksikan ia bermain di second line. Meski hanya menempatkan satu striker, namun bukan berarti kami bermain negatif. Ini bagian dari strategi,” ulasnya.Dengan menumpuk enam pemain di lini tengah, setiap serangan Persijap akan bisa dihentikan. Karena begitu pemain Persijap masuk daerah Persiba, Robertino Pugliara dan kawan-kawan segera melakukan pressure. Tak adanya Dwi Joko yang terkena akumulasi kartu kuning diyakini mantan pembesut PSS Sleman dan PSIS Semarang ini tak memengaruhi kekuatan lini tengah.
Sementara itu, Junaedi, arsitek Persijap, mengaku sudah melakukan pembenahan usai dibekap PSM Makassar, pekan lalu. Pembenahan dilakukan dalam organisasi pertahanan serta penyelesaian akhir. Dengan adanya pembenahan itu, ia berharap tidak mengulangi kesalahan yang sama.Menjamu Persiba, Persijap mendapat tenaga baru karena hadirnya kembali Evaldo Da Silva. Evaldo adalah palang pintu Persijap sekaligus kapten Laskar Kalinyamat. Soal skema permainan, sebut Junaedi, tak ada perubahan. Persijap tetap memakai pola 3-5-2.
PRAKIRAAN FORMASI
PERSIJAP (3-5-2): 82-Danang; 29-Catur, 32-Bachtiar, 4-Evaldo; 18-Nurul, 22-Phaitoon, 3-Isdiantono, 7-Danan, 19-Johan; 9-Noor Hadi, 20-Pablo
Pelatih: Junaedi
PERSIBA (3-6-1): 15-Wirawan; 20-Mijo Dadic, 24-Anam Sahrul, 28-Muhammadan; 16-Eddy Gunawan, 3-Aang Suparman, 10-Robertino Pugliara, 12-Hendro Siswanto, 31-Fery Iriawan, 22-Sultan Samma, 9- Julio Lopez; 17- Kim Young He
Pelatih: Hariadi

0 komentar:
Posting Komentar