Persib menang atas bontang secara dramatis

Sempat tertinggal di babak pertama, Persib akhirnya sukses mengalahkan Bontang FC 2-1,Kamis, 11 Maret 2010. Dua bomber Persib, Christian 'El Loco' Gonzales dan Hilton Moreira menjadi penyelamat Maung Bandung. Tambahan tiga poin membuat Persib naik ke peringkat ke-4 klasemen sementara dengan koleksi 37 poin dari 21 laga. Sedangkan Bontang FC tetap di urutan ke-13 dengan koleksi 25 poin dari 21 laga.

Bertanding di Stadion si Jalak Harupat dan disiarkan langsung oleh antv, Persib sempat dikejutkan oleh gol cepat Kenji Adhachiara. Kenji sukses menaklukkan Markus Horison saat pertandingan baru berlangsung satu menit.  Ketinggalan 0-1, Persib langsung mengurung pertahanan Bontang FC. Namun hingga turun minum, Bontang FC tetap memimpin 1-0.

Di babak kedua, Persib Bandung praktis menguasai jalannya pertandingan. Sedangkan tim tamu memilih untuk tampil bertahan dan hanya menyisakan Kenji di lini depan.Pada menit ke-47, Hilton kembali mendapat peluang untuk menjebol gawang Bontang FC usai mendapat umpan silang dari Budi Sudarsono. Sayang tandukan mantan pemain Deltras itu masih melebar. Nasib yang sama juga dialami oleh Christian 'El Loco' Gonzales pada menit ke-54. Tandukan pemain asal Uruguay itu memanfaatkan umpam Sathosi Otomo juga masih melebar di sisi gawang Ade Mochtar. Menghadapi serangan berubi-tubu, Bontang FC semakin memperketat barisan pertahanannya. Patricio Jimenez cs bahkan menerapkan sistem sapu bersih untuk menghalau serangan Persib.Kemelut sempat terjadi di depan gawang Bontang FC pada menit ke-60. Namun sontekan El Loco masih terlalu lemah sehingga bola yang bergulir mampu dijangkau oleh Ade yang sudah dalam posisi terjatuh.

Tekanan Persib baru membuahkan hasil pada menit ke-75. Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Bontang FC, Eka Rhamdani memutuskan untuk melepaskan tendangan penjuru. Bola yang melambung di depan gawang tim tamu langsung disambar oleh El Loco sebelum dibendung oleh kiper Ade Mochtar. Skor pun menjadi berubah 1-1. Tambahan satu poin belum membuat tuan rumah puas. Pada menit ke-83, pendukung Maung Bandung kembali bersorak setelah Hilton Moreira sukses mengakhiri kemelut di depang gawang Bontang FC menjadi sebuah gol. Gol ini juga berawal dari sepak pojok yang gagal dihalau dengan sempurna oleh pemain bertahan Bontang FC. Setelah sempat mengenai kepala Budi Sudarsono, bola yang bergulir langsung diselesaikan Hilton dengan sebuah sontekan.

Persib pun berbalik unggul 2-1.

Bontang FC mencoba bermain terbuka di sisa waktu babak kedua. Namun Laskar Khatulistiwa gagal menyamakan kedudukan hingga pluit panjang berbunyi.

Susunan Pemain
Persib
Markus Horison, Maman Abdurahman/Airlangga Sucipto, Atep, Eka Ramdani, Hilton Moreira, Satoshi Otomo, Gilang Angga/Budi Sudarsono, Hariono, Nova Arianto, Christian Gonzales
Menit pertama Kenji
Bontang FC
Ade Mochtar; Patricio Jimenez, Iqbal Samad, Marchiano Maniagi, Kan Kikuchi/Trias Budi, Arifki Eka Putra, Kenji Adhachiara, Fadil Sausu, Joko Sidik/Gedy, Ali Khadafi, M Bachtiar/Satria Feri
Read More

persija permalukan Pelita jaya di karawang

Persija Jakarta mempermalukan tuan rumah Pelita Jaya 0-2 dalam pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009-2010 di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2010).

Sepasang gol Persija dicetak oleh Firman Utina dan Serge Emaleu.Gol Firman Utina terjadi pada menit ke-55. Mendapat ruang di luar kotak penalti, Firman menyepak bola ke tengah gawang Pelita Jaya. Bole sempat membentur kaki pemain belakang Pelita Jaya, Eduardo, sebelum bersarang di gawang I Made Kadek Wardana.Sepuluh menit kemudian, Sergei Emaleu menggandakan keunggulan Persija. Mengandalkan keterampilan individu, Serge Emaleu melewati sejumlah pemain  lawan sebelum akhirnya melepaskan tendangan dari tengah kotak penalti, yang bersarang di jaring lawan.

Ketinggalan dua gol, Pelita Jaya terus melakukan penyerangan, tapi serangan yang digencarkan itu selalu patah di lini belakang Persija.Pada menit ke-81, pemain depan Pelita Jaya, Redouane Barkoui, menjebol gawang Persija namun, wasit yang memimpin pertandingan, Najamudin, menganulir gol itu dengan alasan "offside".Meski gagal, tuan rumah terus berusaha mengejar ketinggalan. Sayang, usaha mereka gagal membuahkan hasil maksimal. Skor 2-0 pun bertahan hingga laga berakhir.

Menanggapi hasil itu, Asisten Pelatih Pelita Jaya, Jajang Nurjaman, mengaku kecewa dengan wasit yang memimpin pertandingan karena terkesan berat sebelah. Salah satunya terlihat dari dianulirnya gol Pelita Jaya yang tercipta melalui kaki Barkoui.Ia menilai, saat menjamu Persija, anak asuhnya banyak menciptkan peluang gol, khususnya pada babak pertama, tapi hingga pertandingan berakhir, tidak satu pun gol tercipta. Salah faktor yang menyebabkan hal tersebut akibat wasit yang berat sebelah dalam memimpin pertandingan.

Sedangkan Asisten Pelatih Persija, Maman Suryaman, mengatakan, selama babak pertama anak asuhnya tidak banyak menciptakan peluang, karena permainan lebih didominasi Pelita Jaya. Baru pada babak kedua, diubah pola permainannya, sehingga Persija lebih mendominasi pada babak kedua. "Gol pertama yang diciptakan Firman pada babak kedua membuat semangat para pemain, sehingga penyerangan lebih digencarkan lagi," kata Maman.Ia juga mengaku bangga kepada para pemainnya yang mampu menampilkan permainan yang cukup cantik, walaupun bermain tanpa dukung suporter
Read More

Pelita jaya dan persija sama-sama ingin menang

Duel antara Pelita Jaya dan Persija Jakarta bakal berlangsung panas karena kedua kubu sama-sama membutuhkan poin penuh.Duel antara Pelita Jaya dan Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Singaperbangsa, Rabu (10/3/2010), bakal berlangsung panas karena kedua kubu sama-sama membutuhkan poin penuh. Sementara Pelita Jaya butuh tiga angka untuk keluar dari zona degradasi, Persija  butuh poin demi gengsi.

Saat ini Pelita menghuni dasar klasemen dengan mengoleksi 17 angka.Namun, mengacu pada statistik, mereka sedang mengalami krisis kemenangan. Bagaimana tidak, mereka hanya menuai satu poin dalam tiga laga terakhir.

Meski begitu, Pelatih Pelita Fandhi Ahmad optimistitis bisa membungkam tamunya."Target kami meraih tiga poin agar bisa keluar dari juru kunci. Kami harus mewaspadai bola-bola atas mereka, apalagi Bambang Pamungkas cukup bagus dalam bola-bola atas," ujar Fandhi."Target kami mencuri poin penuh. Jangan melakukan pelanggaran yang tak perlu. Sebabnya, Persija bisa memaksimalkannya (memanfaatkannya)," tandasnya.Selain itu, Fandhi juga menjelaskan bahwa tim dalam keadaan siap tempur pada laga nanti. Ia menyebutkan, Yohan Ibo (Bek) dan Dian Agus (Kiper) diragukan tampil.

Sementara itu, Pelatih Persija Benny Dollo juga menyatakan bahwa timnya dalam keadaan siap demi memenuhi ambisi tiga angka. Meski begitu, Bendol juga menyatakan akan mewaspadai lawannya. Menurutnya, Pelita kerap menjadi batu sandungan bagi Persija."Kondisi tim siap. Hanya TA Mushafry yang diragukan tampil," tukas Bendol.
Read More

Arema terbaik di Malang

Arema Indonesia kembali menunjukkan sebagai tim terbaik di kota Malang dengan mempermalukan rival sekotanya Persema Malang 3-1 pada lanjutan Superliga 2009/10 di Stadion Gajayana, Malang, Selasa (9/3).Kemenangan ini membuat Arema semakin kokoh di puncak klasemen dengan mengemas 48 angka, unggul delapan poin dari peringkat dua Persiba Balikpapan. Sebaliknya, Persema tertahan di posisi keempat.


Hasil ini terbilang luar biasa, karena selain mengulang hasil putaran pertama lalu, proses kemenangan Arema pun juga terulang lagi. Pada laga pertama di Stadion Kanjuruhan, Arema juga lebih dulu kebobolan, sebelum tiga kali memberondong gawang Persema.

Persema sempat mendominasi pertandingan di awal laga. Duet Jairon Feliciano dan Brima Pepito Sanusie yang ditopang keberadaan Siswanto, M Kamri, dan Robby Gaspar, di lini tengah, sempat beberapa kali mengancam pertahanan Arema. Bahkan di menit kedua, Jairon hampir mencetak gol. Sayang tendangannya masih bisa diantisipasi kiper Arema Kurnia Meiga.Serangan bergelombang Persema membuahkan hasil saat Siswanto sukses membobol gawang Arema, memanfaatkan sodoran Brima Pepito Sanusie.
Gol itu membuat para pemain Arema tergenyak. Permainan cepat dan ngotot pun mulai dipertontonkan Noh Alam Shah dkk. Dan Arema akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Esteban Guillen dari kotak penalti menit ke-33.Sesaat sebelum turun minum Esteban hampir membawa Arema berbalik unggul ketika ia melakukan spekulasi dengan melepaskan tendangan langsung dari sepak pojok, namun kiper pengganti I Komang Putra masih dapat menepisnya. Komang masuk menggantikan Sukasto Effendi yang mengalami cedera.

Di babak kedua, Arema tidak mengendurkan serangan. Dibawah dukungan penuh Aremania, yang menyemut di Stadion Gajayana, Arema kembali menambah gol melalui tendangan kaki kiri Roman Chmelo.Berbalik tertinggal menbuat Persema kembali meningkatkan intensitas serangannya. Siswanto hampir saja menyamakan kedudukan bila tendangannya di menit ke-72 tidak mampu ditepis Meiga.Asyik menyerang membuat lini belakang Persema lengah. Akibatnya serangan balik Arema di menit ke-77 membuahkan gol ketiga ketika umpan Roman Chemleo berhasil dilanjutkan M Ridhuan . Skor 3-1 ini bertahan sampai peluit panjang berbunyi.
Read More

Diva Tarkas absen saat PSM hadapi Persela

Diva Tarkas adalah pahlawan saat PSM Makassar mempermalukan tuan rumah Persijap Jepara pada lanjutan Djarum Indonesia Super League 2009/2010, Sabtu (6/3) lalu. Ia adalah pencetak satu-satunya gol yang membawa PSM sukses merengkuh nilai maksimal.Sayang, penampilan energik pemain asal Enrekang ini tidak akan bisa disaksikan saat PSM bertamu ke kandang Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (10/3), akibat mendapat akumulasi kartu kuning di Jepara.Diva mendapat kartu kuning di menit ke-24 karena mengulur-ulur waktu saat hendak melakukan lemparan ke dalam. Kartu kuning pertama Diva diperolehnya ketika membela PSM melawan Persiba Balikpapan di Stadion Mattoanging, 21 Februari lalu. Pertandingan ini juga dimenangkan PSM dengan skor 1-0.

Namun, absennya Diva tidak terlalu membuat risau pelatih tim PSM, Tumpak Uli Sihite. Sebab, stok gelandang masih cukup banyak. Apalagi Syamsul Haeruddin yang pada pertandingan melawan Persijap baru dimainkan di babak kedua. Juga, masih ada Asri Akbar yang pada putaran kedua ini lebih sering duduk manis di bangku cadangan."Kami sudah mengantisipasi itu. Pada prinsipnya kondisi kami tidak ada masalah menjelang menghadapi Persela," ujar Pelatih PSM Tumpak Sihite.

Di sisi lain, Persela mengusung target wajib menang, setelah beberapa hari lalu, mereka dipermalukan Persiba Balikpapan 0-1. Bila Persela tidak mampu meraih kemenangan, kemungkinan akan membuat posisi pelatih Widodo C Putro tidak aman. Apalagi sebelumnya, suporter Persela dengan lantang telah meminta manajemen memecat mantan striker timnas tersebut.







Read More

Persijap tak ingin malu lagi

Sukses mempermalukan Persela Lamongan, 4 Maret 2010, tak membuat kubu Persiba Balikpapan jumawa. Laskar Selicin Minyak ini tetap ekstra waspada ketika bentrok dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa 9 Maret 2010.“Kami sukses meraih nilai sepurna di markas Persela, karena anak-anak mampu bermain sabar. Cara itu juga akan kami terapkan ketika dijamu Persijap. Namun, taktik dan strateginya tidak sama persis. Harus ada pembaharuan karena tim lawan juga merupakan tim bagus,” terang Daniel Roekito, Direktur Tekhnik Persiba .Dalam pengamatan Daniel, ketika Persijap dikalahkan PSM Makassar, punya kualitas tersendiri. Tim besutan Junaedi itu mampu mengimbangi PSM, bahkan cenderang mengusai permainan hingga memiliki sejumlah peluang emas untuk bikin gol. Namun, karena Persijap bermain tergesa-gesa, sejumlah peluang tersebut menjadi sirna.“Tentu dengan kekalahan tersebut, mereka akan bermain habis-habis agar tidak terulang peristiwa yang sama. Untuk itu, saya akan siapkan penangkalnya,” katanya.

Salah satu kiat yang disiapkan Daniel yaitu menumpuk enam pemain di lini tengah dan hanya menugaskan Kim Young He di lini depan. Julio Lopez yang selama ini bertugas sebagai goal getter, posisinya akan ditarik sedikit ke belakang.“Dengan kualitas teknik serta mobilisasi Lopez, saya intruksikan ia bermain di second line. Meski hanya menempatkan satu striker, namun bukan berarti kami bermain negatif. Ini bagian dari strategi,” ulasnya.Dengan menumpuk enam pemain di lini tengah, setiap serangan Persijap akan bisa dihentikan. Karena begitu pemain Persijap masuk daerah Persiba, Robertino Pugliara dan kawan-kawan segera melakukan pressure. Tak adanya Dwi Joko yang terkena akumulasi kartu kuning diyakini mantan pembesut PSS Sleman dan PSIS Semarang ini tak memengaruhi kekuatan lini tengah.

Sementara itu, Junaedi, arsitek Persijap, mengaku sudah melakukan pembenahan usai dibekap PSM Makassar, pekan lalu. Pembenahan dilakukan dalam organisasi pertahanan serta penyelesaian akhir. Dengan adanya pembenahan itu, ia berharap tidak mengulangi kesalahan yang sama.Menjamu Persiba, Persijap mendapat tenaga baru karena hadirnya kembali Evaldo Da Silva. Evaldo adalah palang pintu Persijap sekaligus kapten Laskar Kalinyamat. Soal skema permainan, sebut Junaedi, tak ada perubahan. Persijap tetap memakai pola 3-5-2.

PRAKIRAAN FORMASI
PERSIJAP (3-5-2):
82-Danang; 29-Catur, 32-Bachtiar, 4-Evaldo; 18-Nurul, 22-Phaitoon, 3-Isdiantono, 7-Danan, 19-Johan; 9-Noor Hadi, 20-Pablo
Pelatih: Junaedi

PERSIBA (3-6-1): 15-Wirawan; 20-Mijo Dadic, 24-Anam Sahrul, 28-Muhammadan; 16-Eddy Gunawan, 3-Aang Suparman, 10-Robertino Pugliara, 12-Hendro Siswanto, 31-Fery Iriawan, 22-Sultan Samma, 9- Julio Lopez; 17- Kim Young He
Pelatih: Hariadi
Read More

Preview Derby Malang

Persema Malang akan menjamu Arema Indonesia di Stadion Gajayana, Selasa, 9 Maret 2010. Meski tampil sebagai tuan rumah, derby Malang ini akan terasa sebagai laga away bagi Persema."Pemain harus mempersiapkan mentalnya untuk pertandingan ini. Sebab, meski kami jadi tuan rumah, duel ini akan tetap seperti away bagi kami," kata Pelatih Persema, Subangkit, saat dihubungi VIVAnews, Senin, 8 Maret 2010.

Derby Malang punya daya magnet yang luar biasa bagi para penonton. Pada putaran pertama lalu, duel Arema vs Persema dihadiri oleh puluhan ribu penonton. Bahkan sampai ada yang meluber hingga ke pinggir lapangan.Namun sebagian besar adalah Aremania atau pendukung Arema Indonesia. Hanya sebagian kecil yang merupakan pendukung Persema, Ngalamania."Kondisi itu juga akan terjadi besok. Suporter kami pasti kalah jumlah dari tim tamu. Karena itu, suasana akan tetap seperti main di tandang," kata Subangkit.

Derby Malang kali ini sejatinya bakal diwarnai pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) penonton wanita terbanyak. Namun rencana ini batal karena besarnya permintaan tiket dari pendukung Arema."Butuh mental yang kuat untuk bisa memenangkan pertandingan besok. Namun anak-anak sudah siap untuk membalas kekalahan di putaran pertama," kata Subangkit.

Dalam duel ini, Persema tidak akan diperkuat oleh Park Chul Hyung. Sedangkan Arema tampil tanpa Pierre Njanka, Zulkifly, dan Purwaka Yudhi.
Read More

ali khadafi bawa Bontang FC permalukan SFC

Bontang FC sukses merebut poin penuh saat bertandang ke markas Sriwijaya FC, Minggu, 7 Maret 2010. Lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 ini berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Bontang FC.Berkat kemenangan ini Bontang FC berhasil meninggalkan zona degradasi. Saat ini Bontang FC berada di urutan ke-13 dengan koleksi 25 poin dari  20 laga. Sedangkan SFC tak beranjak dari peringkat ke-5 dengan 34 poin dari 21 laga.

Bertanding di Stadion Jakabaring, SFC mendapat perlawanan ketat dari Bontang FC. Dalam duel yang disiarkan oleh antv ini, tim tamu dengan jeli berhasil memanfaatkan kelemahan barisan pertahanan Laskar Wong Kito. Pada menit ke-9, gawang SFC, Hendro Kartiko bahkan sudah terancam oleh tendangan keras Aldo Baretto. Beruntung bola masih mampu dikuasi oleh Hendro. Semenit kemudian, giliran SFC yang mengancam gawang Bontang FC. Namun serangan Laskar Wong Kito ini terbukti lebih efektif dan berakhir dengan sebuah gol. Berawal dari umpan crossing, Anoure Obiora dari sisi kanan, striker baru SFC, Pavel Solomin sukses menaklukkan kiper Bontang FC, Ade Mochtar. Ini merupakan gol perdana Solomin sejak memutuskan untuk tampil di Indonesia.

Ketinggalan 0-1 tak membuat Bontang FC kehilangan kepercayaan diri. Sebaliknya, pasukan Fachri Husaeni justru semakin gencar dalam melakukan serangan. Pada menit ke-15, Aldo Baretto kembali menebar ancaman. Namun, tendangan kerasnya kembali mampu dijinakkan Hendro. Kenji Adachiara juga sukses melepaskan tendangan keras di menit ke-20. Namun bola juga melambung tipis di atas mistar gawang atas mistar gawang SFC.Publik tuan rumah akhirnya dibuat terdiam oleh aksi Kenji pada menit ke-29. Memanfaatkan umpan silang, striker asal Jepang itu sukses melepaskan tandukan yang tak mampu dibendung oleh Hendro. Skor pun berubah 1-1.

SFC sebenarnya mendapat kesempatan untuk kembali unggul saat wasit memberikan hadiah penalti pada menit ke-34. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain Bontang FC, Arifki Ekaputra menyentuh bola di kotak terlarang.Anoure Obiora maju sebagai eksekutor. Tapi sayang, tendangannya terlalu lemah sehingga dengan mudah ditepis oleh kiper Bontang FC, Ade Mochtar. SFC kembali menekan di sisa babak pertama. Namun hingga turun minum, skor 1-1 tak juga berubah.

Di babak kedua, tim tamu langsung mengagetkan tuan rumah lewat aksi Kenji Adachiara pada menit ke-53. Kenji kembali lepas dari penjagaan dan berhasil melakukan penetrasi ke kotak penalti SFC. Aksinya memang masih mampu dihadang oleh Hendro Kartiko. Namun bola tidak terlepas dari kakinya dan dengan sigap menyodorkannya kepada Ali Khadafi yang berdiri bebas.Umpan matang ini langsung disambut Khadafi dengan sebuah tendangan keras yang gagal dibendung oleh Hendro. Skor 2-1 untuk tim tamu.

Tertinggal satu gol, Pelatih SFC, Rahmad Darmawan mencoba menambah daya gedor timnya dengan memasukkan Arif Suyono. Selanjutnya, Rahmad juga memasukkan striker Rahmat 'Poci' Rivai. Hadirnya kedua pemain ini membuat serangan SFC kembali hidup. Bahkan SFC boleh dikatakan praktis mengurung pertahanan Bontang FC di sisa pertandingan babak kedua.

Pada menit ke-60, Zah Raham yang mulai berani masuk ke kotak penalti lawan mendapat kesempatan untuk melepas tendangan ke arah gawang Bontang FC. Namun bola masih mendarat di pelukan Ade Mochtar.Pada menit ke-80, SFC kembali membombardir pertahanan Bontang FC. Berawal dari umpan silang, Arif Suyono, SFC nyaris saja berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan Rahmat Rivai. Namun Ade Mochtar kembali tampil gemilang. Ade sukses memblok bola sebelum akhirnya disapu keluar lapangan oleh pemain belakang Bontang FC. Wasit kemudian memberikan sepak pojok bagi tuan rumah. Namun Charis Yulianto yang berhasil menjangkau bola gagal merubahnya menjadi gol. Tandukannya masih melambung di atas mistar Ade. SFC terus berusaha untuk menyamakan kedudukan. Namun hingga pluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk Bontang FC tak juga berubah.
Read More

PSM Impresif

PSM Makassar berhasil memetik kemenangan pertama di partai kandang saat menaklukkan tuan rumah Persijap Jepara 1-0. Gol kemenangan PSM dicetak Diva Tarkas di babak pertama.Dengan kemenangan ini, tim Juku Eja berhasil naik dua strip ke posisi 14 menggusur Bontang FC dan Persisam. PSM mengoleksi 24 poin atau tertinggal satu poin dari Persik Kediri yang sama-sama telah melakoni 22 laga.Sedangkan bagi Persijap, kekalahan ini membuat tim besutan Junaedi ini tak beranjak di posisi ke-10 dengan koleksi 27 poin dari 22 laga.

Bertanding di Stadion Bumi Kartini, Jepara, Sabtu 6 Maret 2010, PSM datang dengan sederet pemain anyarnya. Trio Korea Joo Ki Hwan, Park Jung Hwan dan Shin Hyun Joon langsung jadi starter.Formula ini terbilang efektif saat di menit ke-15 Diva Tarkas mampu menyongsong bola crossing Heru Nerly. Sepakan firt time Tarkas gagal diamankan Danang Wihatmoko sekaligus membuat Persijap tertinggal 0-1.Unggul satu gol, PSM langsung mengambil inisiatif bertahan. Hal itu dimanfaatkan tim besutan Junaedi. Persijap langsung tampil agresif guna mengejar ketertinggalan.Tekanan kembali datang di menit ke-33. Kali bek Evaldo yang mengeksekusi tendangan bebas jarak jauh. Sayang sepakan cannon ball Evaldo masih bisa dikuasai Samsidar meski bola sempat lepas.Persijap terus mengurung pertahanan tim tamu. Tiga menit berselang, giliran sang striker Pablo Frances yang mengancam gawang PSM. Namun lagi-lagi tandukan Frances masih gagal menemui sasaran.Meski beberapa kali crossing Nurul Huda terus mengancam gawang PSM, namun hingga babak pertama usai skor tak berubah 0-1 buat keunggulan tim tamu.

Di babak kedua, Persijap tetap mengendalikan permainan. Sedangkan PSM lebih banyak mengandalkan serangan balik.Meski peluang demi peluang diciptakan tim tuan rumah, namun solidnya barisan tengah dan pertahanan PSM seperti sulit ditebus. Hal itu ditambah dengan penyelesaian yang buruk penyerang-penyerang Persijap.Peluang pertama Persijap diciptakan Ahmad Bahtiar saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Bola rebound juga gagal dimanfaatkan Frances.Serangan bergelombang terus dilancarkan Persijap. Pada menit ke-52 giliran Phaitoon yang berhasil menerobos kotak penalti PSM. Namun bola sodoran gelandang Thailand ini kembali gagal dimanfaatkan Dony F Siregar.Meski Frances beberapa kali mengancam gawang Samsidar, namun keberuntungan rupanya tengah menjauhi Persijap. Alhasil hingga pertandingan usai, skor 0-1 buat keunggulan PSM tak berubah.

Susunan Pemain:

Persijap: Danang Wihatmoko, Isdianto, Ahmad Bahtiar, Esvaldo, Johan Juansyah (Noor Hadi, 61'), Ferly, Phaitoon Thiatma (Yogi Alvian, 83'), Nurul Huda (Bona Simanjuntak, 73'), Dony F Siregar, Eki Nur Hakim, Pablo Frances.

PSM: Samsidar, Handi H, Joo Ki Hwan, Faturrahman, Rendy Siregar, Heru, Diva Tarkas, Shin Hyun Joon, Luis Pena, Osvaldo Moreno, Park Jung Hwan (Syamsul, 67')
Read More

PSPS tahan Pelita jaya

Strategi tepat berhasil diterapkan pelatih PSPS Pekanbaru Abdul Rahman Gurning saat membawa pasukannya menantang tuan rumah Pelita Jaya Karawang, pada laga lanjutan putaran kedua Superliga 2009/10.Bertanding di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Sabtu (6/3), tim tamu sukses mendulang satu poin setelah memaksa tuan rumah Pelita berbagi angka usai bermain imbang tanpa gol.“Kami sengaja bermain tertutup karena kondisi kami memang kurang menggembirakan setelah kalah di kandang Persitara, beberapa hari lalu," ujar Gurning dihubungi GOAL.com beberapa saat usai pertandingan."Dari hasil evaluasi yang kami lakukan, mental pemain saya memang masih drop sehingga saya tidak berani berspekulasi untuk kembali bermain terbuka di kandang Pelita."

Menurutnya, saat menghadapi Persitara, timnya mengusung strategi terbuka. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil, bahkan satu pemainnya justru harus keluar lapangan sebelum pertandingan berakhir.“Dari situlah kami memilih realistis dan hanya berupaya membidik hasil imbang di Karawang. Kami bersyukur akhirnya strategi itu membuahkan hasil, meski hanya satu angka,” imbuh Gurning.

Hasil ini lanjut Gurning, akan dijadikan bekal bagi timnya sebelum melakoni empat laga kandang secara berturut-turut yaitu menghadapi Persiwa, Persipura, Sriwijaya FC, dan Persib Bandung.“Tentunya kami harus bisa meraih kemenangan di empat laga kandang itu. Untuk itu, sepulang dari Karawang ini, kami akan langsung menyiapkan diri. Apalagi, kami akan menghadapi tim-tim kuat,” kata Gurning.“Saya berharap Maguire bisa tampil sesuai dengan kebutuhan kami untuk memperkuat lini tengah dan mendukung strategi 4-3-3 yang akan kami turunkan di laga kandang mendatang."
Read More

PSPS siap ladeni Pelita Jaya

PSPS Pekanbaru akan tampil tanpa kekuatan penuh menghadapi Pelita Jaya di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (6/3) alam lanjutan Liga Super Indonesia. Ketiga pemain Asykar Teking dihampirkan absen akibat akumulasi kartu adalah Danil Junaidi dan Agus Cima serta Herman Dzumafo Epandi yang tidak fit.
“Kita tampil seadanya, karena tiga pemain dipastikan absen, “ ujar pelatih PSPS Pekanbaru Abdulrahman Gurning melalui sambungan ponsel, Jumat (5/3) di Jakarta. Posisi Danil di bek kanan akan diganti oleh Edi Sibung, dan bek kiri akan ditempati oleh April Hadi. Sementara posisi Dzumano diperkirakan akan diisi oleh Andika Yudhistira atau M. Isnaini.

Pasca kekalahan telak PSPS oleh Persitara 2-5, Gurning mengaku seluruh pemainnya mengalami kondisi drop. Namun, melalui briefing yang dilakukan pengurus, seluruh pemain telah diminta melupakan kekalahan di stadion Sumantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/3) lalu.

“Mental anak-anak agak drop usai kekalahan kemarin. Tapi kita sudah bicara dari hati ke hati untuk melupakan pertandingan kemarin dan melihat partai berikutnya, “ ujarnya.

Bermain di kandang lawan, Gurning menginstruksikan pemainnya main bagus dan maksimal. Gurning menilai melawan Persitara, anak asuhannya telah menampilkan aksi maksimal di babak pertama. Namun banyak kesalahan sendiri yang dibuat tim Asykar Bertuah di babak kedua, gawang PSPS kembali kebobolan empat gol dan satu gol balasan.

“Meski materi kurang, bisa mencuri satu poin saja bagus. Yang penting anak-anak tetap ngotot, tak boleh kendor pertahanan. Jangan emosi seperti kemarin, “ ujar Gurning.

Ditanya apakah ada pemain Pelita yang patut dijaga ketat, semuan pemain Pelita kata Gurning telah diketahui gayanya. Hanya pemain baru saja yang belum dipantaunya yakni Ridwan Barkoui, bomber yang baru direkruit dari Persiwa Wamena berkebangsaan Maroko itu.

“Tak ada perlakuan khusus buat Ridwan. Yang penting, semua pemain Pelita tetap dijaga, “ ujarnya.

Secara terpisah, asisten pelatih Pelita Jaya, Jajang Nurjaman menyatakan timnya bertekad membalas kekalahan di putaran pertama saat bertanding di Rumbai, Riau. Untuk menuntaskan dendam itu, Pelita bakal menduetkan striker Redouane Barkoui (Maroko) dan Marwan Mustafa Sayedeh (Siria) untuk memborbadir pertahanan PSPS.

“Kami berharap, duet Barkoui dan Marawan bisa berjalan mulus hingga bisa mencetakgol dan meraih poin penuh,” kata Jajang. Pelita akan menerapkan strategi menyerang sejak menit awal dengan tetap memperhatikan lini belakang. Jajang akan memanfaatkan mental pemain PSPS yang baru saja dibantai Persitara 2-5.

PSPS saat ini berada di urutan 13 dengan nilai 25 hasil dari 20 pertandingan.Sementara tim tuan rumah Pelita Jaya, menduduki juru kunci klasemen sementarasetelah menyelesaikan 20 laga, dengan raihan angka 1
Read More

Hendro Siswanto bawa Persiba Permalukan Persela Lamongan


Gol tunggal Hendro Siswanto membawa Persiba Balikpapan mempermalukan tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 1-0 dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (4/3).
Kemenangan ini setidaknya membuat Persiba menggeser Persipura Jayapura di posisi runner up dan membuat selisih poin dengan pimpinan klasemen Arema Indonesia menjadi hanya lima poin saja. Persiba dengan 40 poin, sedangkan Arema dengan 45 poin. Bagi Persela, ini kali kedua mereka gagal meraih tiga poin setelah sebelumnya ditahan imbang Persijap Jepara 2-2. "Laskar Joko Tingkir" tetap di zona tengah di peringkat sembilan dengan 28 poin.

Sama-sama ingin mencari poin, kedua tim menerapkan permainan terbuka. Sayang, buruknya kondisi lapangan yang becek, membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan satu-dua sentuhan. Nyaris, sepanjang babak pertama ini, tuan rumah lebih banyak memiliki peluang emas masing-masing melalui Martin Zada, Tomo Kai, Samsul Arif dan sundulan keras Franco Hita di dalam kotak penalti yang masih dihalau dengan cemerlang kiper Persiba, I Made Wirawan. Tim tamu sendiri sebenarnya mampu membuat sedikit tekanan, namun strategi jebakan offside Persela, membuat beberapa kali striker Julio Lopez terperangkap.

Di babak kedua, Persela tetap terus menyerang untuk mencuri gol. Dua kali aksi tendangan voli Samsul di menit ke-58 dan aksi individunya di menit ke-73 masih belum menemui hasil. Bahkan kesempatan melalui ekesekusi dua kali tendangan bebas dekat kotak penalti, juga gagal dimanfaatkan setelah tendangan Khomad Soeharto dan Zada melebar. Petaka pun datang menghampiri Persela di menit ke-82. Sebuah counter attack Persiba yang diawali umpan terobosan Lopez, mampu dimaksimalkan Hendro dengan tendangan kerasnya ke pojok gawang Choirul Anam, sekaligus gol ketiga bagi Hendro musim ini.  Namun bagi "LA Mania" gol Hendro ini justru disambut dengan nyanyian untuk segera mengganti pelatih Widodo Cahyono Putro. Usaha Persela untuk menyamakan kedudukan pun tak kunjung datang dan kemenangan 1-0 tetap untuk Persiba hingga wasit Jery Ellie meniup peluit panjang.
Read More

Persela ingin akhiri hasil buruk

persela Lamongan bertekad untuk mengakhiri episode negatif setelah hanya meraup 4 poin dalam delapan laga terakhirnya. Menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) sore nanti, Pelatih Persela Widodo C Putro mengaku optimis bisa mengambil poin penuh demi mengamankan posisi di klasemen sementara yang terus melorot.
Bagi Widodo pertandingan di depan publik Surajaya kali ini benar-benar krusial. Sebab performa tim besutannya yang akhir-akhir ini terpuruk membuat sang Pelatih di bawah tekanan para pendukung Persela yang tergabung dalam LA Mania. Widodo mengatakan untuk laga home nanti sore tiga pemain asing yang baru direkrut siap untuk diturunkan. Namun apakah dimainkan sebagai starter atau pemain pengganti ia tidak bisa memastikan, tergantung kondisi terakhir para pemain dan kebutuhan tim. "Terlebih lagi, untuk menurunkan mereka kita juga masih harus melihat kebutuhan saat pertandingan. Jika memungkinkan, mengapa tidak," ujarnya.
Mengenai calon lawan Widodo memberi catatan kepada para pemainnya untuk mewaspadai striker tim tamu Julio Lopez asal Chile. Pergerakan pemain ini harus selalu dikawal ketat. "Kemana saja larinya. tidak boleh lepas dari pengamatan. Pemain yang terdekat harus mengawalnya secara ketat," katanya.
Apalagi ada sosok Daniel Rokito dibelakang tim berjuluk Beruang madu asal Balikpapan ini yang dikenal pandai meramu strategi dan taktik. "Tentu, untuk menghadapi itu kita tidak boleh terlalu boros dengan menurunkan pemain semaunya sendiri," jelasnya.
Read More

Persitara permalukan PSPS 5-2


Menargetkan kemenangan dan datang dengan kepercayaan tinggi, PSPS Pekanbaru justru mendapatkan mimpi buruk saat dijamu Persitara Jakarta Utara di Stadion Soemantri Brojonegoro, Rabu (3/3) kemarin.
Askar Bertuah kalah telak 2-5 yang diwarnai dengan satu kartu merah untuk bek kiri Danil Junaidi.Kekalahan tersebut adalah yang terbesar yang didapat PSPS selama Liga Super musim ini. Sebelumnya, kekalahan terbesar didapat dari Persiba di Balikpapan, di paroh musim pertama, yakni 0-3. Kalau dihitung selama PSPS bertarung di kasta tertinggi sepakbola nasional, ini adalah kekalahan kedua terbesar setelah kekalahan 1-5 yang didapat PSPS dari PSDS Deliserdang di Liga Indonesia IX (saat itu masih bernama Divisi Utama).

Kekakalan kemarin juga menjadi hattrick bagi PSPS setelah dua kekalahan beruntun di kandang Persisam Samarinda dan Bontang FC di awal paroh kedua musim ini. Bagi Abdul Rahman Gurning, inilah hasil terburuk selama dirinya menangani PSPS, baik saat masih di Divisi Utama maupun Liga Super ini.

Dalam laga kemarin, lima gol yang bersarang di gawang PSPS diciptakan Prince Kabir Bello di menit ke-35 dan 74, Tantan (60 penalti), Diego Mendieta (61), dan Dedy Mulyadi di menit ke-82. Sedangkan dua gol PSPS disumbangkan Ade Chandra di menit ke-6 dan M Isnaini di menit ke-49.Abdul Rahman Gurning tak menyangka timnya bisa kebobolan banyak lawan Persitara ini. Pasalnya, PSPS sempat dua kali unggul yakni 1-0 dan 2-1. ‘’Gol kedua Persitara dari titik penalti membuat anak-anak drop. Ditambah lagi kita harus kehilangan Danil Junaidi yang kena kartu merah serta cederanya Dzumafo Herman,’’ ujarnya.
‘’Bermain dengan 10 pemain membuat kami tak bisa menyerang lagi. Kondisi inilah yang membuat kami hancur lawan Persitara,’’ tambah pelatih asal Kisaran ini.Kekecewaan diungkapkan manajer PSPS, Dastrayani Bibra, saat dihubungi malam tadi. ‘’Kalau kecewa jelas kecewa karena kita kalah. Tapi, mau bagaimana lagi, bermain dengan 10 pemain kita tak bisa berbuat banyak, apalagi untuk mengejar ketinggalan,’’ ujarnya.

Meski kalah, posisi PSPS di klasemen sementara tak berpengaruh karena di waktu bersamaan tak ada tim lain yang bertanding. Sementara, buat Persitara kemenangan ini sangat berarti karena tim berjuluk Laskar si Pitung ini naik satu strip ke posisi 17 dari dasar klasemen menggeser Pelita Jaya. Saat ini, Persitara meraih 19 poin.

Dalam laga kemarin, PSPS hampir saja kebobolan di menit ke-4 lewat kaki Diego Mandieta. Beruntung, tendangan keras pemain asal Cili tersebut melebar dari gawang PSPS yang dikawal Fance Harianto.
Namun, setelah terancam PSPS justru mampu unggul lewat serangan balik di menit ke-6. Ade Candra Kirana berhasil menaklukan kiper Persitara, Rivki Modokompit, setelah menerima umpan panjang panjang April Hadi dari sayap kiri. Usai gol ini, tepatnya di menit ke-18, Mendieta kembali mengancam. Untung tendangan kerasnya hanya membentur mistar gawang.Strategi serangan balik yang diterapkan Gurning beberapa kali hampir mambawa PSPS menambag gol. Di menit ke-22, Ahmad Junaidi mendapat peluang emas setelah menerima umpan Herman. Sayang tendangan volinya melebar. Setelah itu, giliran Isnaini mampu menembus pertahanan Persitara yang kurang koordinasi. Sayang tendangannya melebar.Merasa lini belakangnya bermasalah, pelatih Persitara menarik pemain barunya asal Korea Selatan, Kim Jong Kyeung di menit ke-29 dan memasukkan Dedy Mulyadi. Hasilnya, tak hanya lini belakangnya yang kokoh, tapi lini depan mereka semakin beringas. Buktinya lewat umpan gelandang lincahnya, Oktovianus Maniani, kapten Kabir Bello mampu menyamakan kedudukan di menit ke-38.

Di babak kedua, PSPS kembali unggul lewat kaki Isnaini di menit ke-49 setelah menerima umpan silang Herman. Namun berselang 11 menit, Persitara mendapat hadiah penalti atas pelanggaran yang dilakukan oleh Fance Haryanto terhadap Cesar Mboma. Tantan selaku eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.Gol ini membuat mental pemain PSSP drop. Hasilnya berselang satu menit, Mendieta berhasil memperbesar kemenangan Persitara menjadi 3-2. PSPS semakin tertekan setelah Danil Junaidi menerima kartu kuning kedua sekaligus kartu merah di menit ke-70 setelah secara brutal mengasari Octavianus Maniani. Persitara menambah dua gol lagi di menit ke-75 lewat Kabir Bello dan Dedi Mulyadi di menit ke-82.

Read More

persiba taklukan persiwa 1-0

 Persiba Balikpapan mendulang poin penuh, saat menjamu Persiwa Wamena dalam laga lanjutan putaran kedua Liga Super Indonesia, di Stadion Balikpapan, Minggu (28/2). Mido Dadic, menorehkan gol semata wayang di menit 60.

Masuk babak kedua, Persiba Balikpapan tidak menurunkan tempo permainan setelah pada babak pertama tim Beruang Madu itu juga sukses membuat banyak peluang di jantung pertahanan Persiwa.



Pada menit ke-60, akhirnya Dadic berhasil membungkam kehebatan kiper Tomotius Mote. Melalui tandukan terarah, Dadic melesakkan bola setelah memaksimalkan umpan dari tendangan pojok.

Sepanjang babak kedua, Persiba tetap mempertontonkan penampilan agresif dari berbagai lini dan terus menekan pada babak kedua. Peluang demi peluang terus tercipta dari kaki Al Bicho dkk.

Pada menit 59, Al Bicho berhasil membuat panik pilar pertahanan Persiwa setelah melakukan penetrasi dan melakukan aksi individu di dalam kotak penalti Persiwa. Melihat celah untuk menembakkan bola, pemain yang baru saja merumput bersama Persiba itu, langsung menendang.

Namun sayang, tendangannya harus menyentuh badan Joko. S dan hanya mengasilkan tendangan sudut. Dari tendangan sudut itulah, akhirnya Dadic berhasil membuat gol kemenangan buat Persiba.

Setelah gol itu, tim Beruang Madu makin gencar melakukan serangan. Pada menit 76 aksi Al Bicho dan Julio Lopes (J-Lo), lagi-lagi membuat repot pertahanan Persiwa. Usai menerima umpan dari J-Lo, Al Bicho melakukan penetrasi ke sisi kiri pertahanan Persiwa.

Berhasil melewati satu pemain belakang Persiwa, Al Bicho mengumpan bola kembali itu kepada J-Lo, yang berada di sisi tengah pertahanan Persiwa. Tanpa ragu, J-Lo menendangkan bola itu. Namun, tendangannya terlalu lemah dan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Pada pertandingan ini, Persiwa bukan tanpa perlawanan. Beberapa kali duet Alan Aronggear dan sang kapten Edison Pieter Rumaropen, mampu membuat peluang. Namun, Dewi Fortuna belum berpihak pada tim Badai Pegunungan itu.

Beberapa kali tekanan mereka harus patah karena tangguhnya pilar pertahanan Persiba di daerah pertahanan lawan.

Hingga babak kedua usai, Persiba tidak lagi menambah gol. Skor 1-0 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang. Dengan hasil ini, Persiba tetap bertengger di posisi 3 klasemen sementara di bawah Persipura dengan poin 37.
Read More

Persitara kontrak kiper asal Jepang

Persitara Jakarta Utara resmi mengontrak kiper asal Jepang, Hisanori Takada, untuk memperkuat tim tersebut menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2009-10. Manajer Persitara Hary “Gendhar” Ruswanto di Jakarta, Minggu (28/2) mengatakan, kontrak pemain yang sebelumnya memperkuat klub Citizen Hongkong itu telah dilakukan dan tinggal didaftarkan ke PT Liga Indonesia. “Takada memang telah resmi bergabung dengan kami. Semoga ini menjadi salah satu solusi dalam rangka mendukung ambisi kami untuk segera keluar dari zona degradasi,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurut Gendhar, dengan bergabungnya Takada, persaingan di posisi penjaga gawang akan lebih ketat. Saat ini tim yang berjuluk "Laskar Si Pitung" ini mempunyai penjaga gawang senior Wawan Dermawan.Kiper yang baru saja mendarat di Jakarta itu langsung diturunkan pada pertandingan uji coba melawan PSAD Jaya. Hasilnya, gawang Persitara selama dikawal oleh kiper yang berumur 28 tahun itu aman dari serangan lawan.“Dia baru datang dan langsung main. Kualitasnya belum teruji dengan sesungguhnya. Tapi, saya yakin kemampuannya cukup bagus. Apalagi saya juga mempunyai rekaman dia,” katanya.Ia menambahkan, bergabungnya Takada akan memperpanjang barisan pemain baru yang direkrut oleh “Laskar Si Pitung” pada ISL 2009-10 putaran kedua.

Hingga saat ini telah sembilan pemain yang resmi dikontrak dan tiga di antaranya pemain asing. Pemain tersebut adalah Hisanori Takada (kiper), Suwitha Patha (gelandang), Oktavianus Maniani (sayap), Eko Prasetyo (belakang), Diego Mendieta (depan), Cesar Mboma (tengah), Supriyadi (belakang), Silas Temong (gelandang), dan Nur Iskadar (belakang).“Kami masih menunggu satu pemain asing lagi yang posisinya stopper. Dia dari Asia. Kemungkinan malam ini sudah datang,” imbuh Gendhar.

Dengan rencana mengontrak pemain asing yang berposisi stopper itu, maka kuota lima pemain asing Persitara akan terpenuhi. Satu pemain asing yang masih bertahan mulai dari putaran pertama hanya Prince Kabir Bello dari Nigeria.
Read More

Persipura taklukan PSM

Persipura berhasil mengamankan tiga angka saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Sabtu, 27 Februari 2010. Menghadapi Juku Eja, Mutiaran Hitam menang 2-1.Kemenangan ini membuat Persipura semakin memperkecil jarak dari pimpinan klasemen sementara Arema Malang. Dengan koleksi 39 poin dari 22 laga, Persipura kini hanya berjarak 6 poin dari Singo Edan. Sebaliknya, kekalahan membuat PSM semakin tenggelam di papan bawah klasemen sementara. Dengan koleksi 21 poin dari 21 laga, Juku Eja tak beranjak dari posisi ke-16.

Bertanding di Stadion Mandala, Jayapura, Persipura unggul lebih dulu lewat gol Yustinus Pae pada menit ke-6. Namun PSM menyamakannya lewat gol Osvaldo Moreno pada menit k-17. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Persipura mencoba membombardir pertahanan PSM. Namun pertahanan berlapis Juku Eja sangat sulit ditembus oleh barisan penyerang tuan rumah.Hasil seri di kandang pun sudah di depan mata pasukan Jacksen F Tiago. Beruntung, pada menit ke-82, Alberto 'Beto' Goncalves sukses menjebol gawang PSM yang dikawal Syamsidar.

Skor pun berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga pertandingan usai.
Read More