preview Persipura Vs PSM

Persipura menderita kekalahan 1-4 saat menjamu Jeonbuk Motors dalam kualifikasi Grup F Liga Champions Asia (LCA), Selasa, 23 Februari lalu. Namun hasil negatif ini tidak menyurutkan tekad Mutiara Hitam untuk memetik poin penuh saat bertemu PSM, Sabtu, 27 Februari 2010.

Persipura akan menjamu PSM di Stadion Mandala, Jayapura, dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Pelatih Mutiara Hitam, Jacksen F Tiago mengatakan timnya tidak terpengaruh dengan kekalahan lawan Jenobuk. Sebaliknya, pertandingan tersebut justru memantik rasa percaya diri pemain-pemainnya. "Kekalahan lawan Jeonbuk tidak menyurutkan mental pemain kami. Jeonbuk jelas merupakan tim yang selevel di atas kami," kata Jacksen saat dihubungi VIVAnews, Jumat, 26 Februari 2010. "Kami tidak terpengaruh dengan skor yang ada. Meski kalah dengan skor 1-4, kami tetap bangga bisa memberikan perlawanan di babak kedua," kata Jacksen. Berhadapan dengan Jeonbuk, Persipura menjad bulan-bulanan sepanjang 45 menit babak pertama. Persipura langsung tertinggal 0-2 lewat gol Kim Seung Yong pada menit ke-17 dan Lovrek Kruno menit ke-26.

Di babak kedua, Persipura mencoba bangkit. Jawara Liga Super Indonesia (ISL) 2008/2009 itu mulai percaya diri untuk bermain dari kaki ke kaki. Strategi ini mampu membuat tim tamu kelabakan. Persipura bahkan mampu mengurung pertahanan tim tamu.

Sayang, tim lawan memang masih berada di atas Persipura. Dalam keadaan tertekan, Jeonbuk mampu menambah dua gol lagi lewat Lovrek Kruno (67' dan 82'). Sedangkan Persipura mempercekil kekalahannya lewat Yustinus Pae (sesuai data AFC) pada menit ke-68. "Kami mampu mengurung Jeonbuk di babak kedua. Ini telah membangkitkan semangat anak-anak untuk bisa tampil lebih baik saat bertemu PSM, besok (Sabtu,27/2)," kata Jacksen.

Persipura saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 36 poin dari 21 laga. Sedangkan PSM berada di posisi 16 dengan koleksi 21 poin dari 20 laga.
Read More

Rudi William Keltjes gantikan danurwindo

Manajemen Persebaya akhirnya memilih Rudy William Keltjes untuk mengganti posisi Danurwindo di Persebaya. Keputusan itu diambil setelah ada kesepakatan kedua belah pihak, sore tadi (26/2). Rencananya, manajemen bakal memperkenalkan arsitek baru Bajul Ijo ini Sabtu besok pukul 14.00 di mes Persebaya Jl Karang Gayam.

Sebelumnya, situasi Persebaya memanas setelah hanya bermain imbang lawan Persijap Jepara, pertengahan pekan lalu. Padahal, poin kemenangan sangat dibutuhkan untuk mengatrol ke papan tengah. Kondisi itulah yang membuat suporter menekan manajemen agar segera mencari pelatih baru pengganti.
Disinggung kesepakatan tersebut, Ketua Harian Cholid Ghoromah mengakui, manajemen memang harus mengambil keputusan sulit untuk pergantian pelatih. Dari sekian banyak pilihan, Rudy Keltjes masuk daftar utama. Harapan manajemen, selain untuk meredam krisis psikologis yang menerpa tim sekarang, dengan hadirnya pelatih yang dikenal berkarakter keras tersebut bisa mengangkat Persebaya untuk finish di papan atas.
“Pengumuman secepatnya itu juga untuk meredam spekulasi siapa pelatih baru Persebaya. Jika dibiarkan berlarut-larut, tidak menguntungkan bagi tim yang butuh konsentrasi jelang laga away ke PSM Makassar nanti,” terangnya.
Rudy Keltjes sendiri memang identik dengan nama Persebaya. Selain pernah menjadi skuad tangguh Bajul Ijo di era 70-an, pelatih blasteran Belanda-Madura ini juga pernah menduduki kursi pelatih Persebaya. Faktor itulah yang membuatnya enggan dirinya dikontrak. “Persebaya sama dengan keluarga saya sendiri. Buat apa dikontrak. Itu sudah panggilan hati saya kalau memang dibutuhkan saya siap membantu,” tegasnya.
Manajemen juga membenarkan hal itu. Bahkan untuk urusan fee tersebut tengah digodog rancangan gaji bulanan yang besarannya masih dibicarakan. Tapi dipastikan Rudy Keltjes tidak sebesar harga jika mengontrak pelatih lain. “Menjadi pelatih Persebaya adalah suatu kebanggaan. Karena Persebaya adalah tim besar. Siapa pun ingin menjadi pemain atau pun pelatih di tim ini,” sebutnya.
Hanya saja, Rudy Keltjes yang dimasa mudanya berposisi libero tersebut kerap dituding sebagai orang yang keras kepala. Ini tak lepas dari pilihannya untuk mempertahankan prinsip meski yang dihadapi adalah kalangan atas sepakbola. Terutama masalah disiplin dalam sesi latihan. “Tidak peduli pemain bintang, kalau mereka salah dan tidak disiplin, saya tentu akan marahi. Terutama jika mereka lalai jalankan instruksi saya,” bebernya.

Tapi, dia juga akan menjadi bapak, teman atau pun saudara yang baik ketika pertandingan telah berakhir. Menurut Keltjes, ada beberapa metode pendekatan yang akan ia lakukan agar suasana tim tetap kondusif.
Sementara itu, para pemain diberikan libur hingga Minggu (28/2) besok sebelum kembali berlatih jelang laga away melawan PSM Makassar (14/3) mendatang. Rencananya, Keltjes sudah bisa mendampingi latihan perdana Andik Vermansah dkk, Senin (1/3) pagi.
Read More

Manajemen persebaya bantah pecat Danurwindo

Kabar mengenai pemecatan Danurwindo dibantah oleh manajemen Persebaya Surabaya. Menurut Asisten Manajer Persebaya, Cholid Goromah, status Danur masih dalam proses pembahasan.
"Tidak benar, Danurwindo sudah kami berhentikan dari pelatih Persebaya. Kalau sudah resmi pasti ada surat keputusannya (sk)," kata Cholid saat dihubungi VIVAnews, Jumat, 26 Februari 2010. Kegagalan demi kegagalan Persebaya dalam meraih kemengan telah membuat posisi Danurwindo tidak aman. Desakan untuk melengserkan mantan pelatih Persija itu telah disuarakan oleh kelompok suporter Persebaya atau yang akrab disapa bonek alias bondo nekat. "Pemecatan itu masih sebatas wacana. Sampai saat ini evaluasi kita terhadap pelatih juga belum rampung," kata Cholid. "Harus dipikirkan juga kalau sekarang sudah memasuki putaran kedua. Sangat riskan untuk mengganti pelatih saat ini," tambahnya. Kabar mengenai pemecatan Danur juga diikuti dengan munculnya nama Rudy Keltjes dan Fredy Muli. Salah seorang dari kedua pelatih ini dikabarkan akan menjadi pengganti Danur.

Persebaya sendiri saat ini masih libur. Andi Odang cs baru latihan lagi, Senin, 1 Maret 2010. "Kita lihat saja, siapa yang akan melatih Persebaya nanti," kata Cholid.
Read More

persitara coret duo Iran

Teka-teki  pencoretan pemain asing Persitara Jakarta Utara akhirnya terjawab sudah. Pemain asal Iran, Afshin Rad dipastikan menyusul  rekannya sesama pemain asal Iran Vali Kenari dicoret dari skuad tim Persitara putaran dua Liga Super 2009/2010.
“Kami sudah merayu dia untuk tetap bertahan, namun Afshin tetap memutuskan untuk tetap tidak menerima rekannya, Vali Kenari dipecat. Tentu kami tak mungkin memaksakan keduanya dipertahankan. Akhirnya manajemen memutuskan untuk mencoret dua pemain kami itu,” kata Manajer Persitara Hary Ruswanto.

Dengan demikian, pemain asing laskar pesisir Jakarta saat ini tersisa tiga pemain. Mereka adalah dua pemain anyar Diego Mendieta dan Cesar Mboma. Sedangkan satu pemain asing lagi adalah pemain yang masih dipertahankan, Prince Kabir Bello.“Kami banyak merekrut pemain baru, karena kami tentu saja tidak mau terdegradasi,” kata pria bertubuh tambun itu.Sebelumnya Persitara telah mencoret Ernesto Brunhuso dan Ladislas Bushiri. Sementara itu, pada Rabu, 24 Februari 2010, di Stadion Tugu Jakarta Utara, supporter Persitara NJ Mania merayakan ulang tahunnya yang ke-5. Beberapa agenda acara sudah disiapkan pada perayaan supporter yang akrab dengan seragam biru itu.

Selain akan digelar pertandingan persahabatan antara NJ Mania All Star melawan Pengurus Persitara, supporter si Pitung akan menggelar acara syukuran pemotongan tumpeng maupun tasyukuran dan pengajian. Dilanjutkan pada Kamis (26/2), NJ Mania akan melaksanakan ziarah ke tempat persinggahan pitung di Marunda Jakarta Utara.“Yang terpenting kebersamaan kami antar anggota dan pengurus tetap solid. Kebersamaan kami bersama tim mudah-mudahan semakin baik, karena dalam acara ini semua menjadi satu,” kata Sekretaris Umum NJ Mania, Roso Satroyanto yang juga diamini Hary.Roso berharap, kedepannya, dari momentum ulang tahun NJ Mania, klub berseragam strip biru ini bisa memperbaiki peringkat di klasemen ini.“Kami mulai tumbuh besar karena eksistensi Persitara. Tentunya sebuah kebanggaan kami jika tim kami tetap di Liga Super. Kami harap pergantian pemain bisa membawa perubahan dalam tim,” harap Roso.

Sedang kepastian kursi pelatih semakin mendekati satu nama. Rudi Keltjes, mantan arsitek PSMS Medan musim lalu, bakal segera dipastikan menukangi Amarzukih dkk. Walau belum memberikan keterangan resmi, tersiar kabar pihak Persitara tinggal selangkah lagi merekrut pria Surabaya berdarah Maluku itu.
Read More

Emalue Serge perkuat Persija

Persija Jakarta merampungkan seleksi pemain asing pada Rabu, 24 Februari 2010. Tim pelatih   melakukan seleksi enam pemain yang terdiri dari empat striker dan dua bek. Seleksi berlangsung beriringan dengan pemusatan latihan training camp (TC) Persija di Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Banten. Dari empat striker yang diseleksi, ada dua nama yang sempat memiliki peluang besar untuk bergabung yaitu Park Jung Hwan dan Emalue Serge. Sedangkan dua pemain lain yaitu Jonathan Mengeli (Prancis) dan Toure Papa Abdou (Senegal) sudah dicoret. Nama stopper asal Slovenia, Dusan Bogdanovic malah sempat ikut seleksi.“Sehabis latihan Rabu  sore, Benny Dolo akan memutuskan siapa pemain yang akan dipilih. Ini seleksi terakhir, kami tak punya hari lain untuk seleksi,'' kata Asisten Manajer Persija, Ferry Indrasjarief saat ditemui di Hotel Mangku Putra, Cilegon, Banten, tempat tim menginapFerry memang tidak menyebut secara langsung siapa yang akan terpilih. Namun, sinyal besar merekrut Emanuelle Serge sangat terlihat. Serge adalah mantan pemain Arema Malang, yang putaran pertama Liga Super 2009/2010 membela klub Divisi Utama, Pro Duta.“Secara pengalaman, Serge tentu lebih berpengalaman dibandingkan Park. Ia juga bisa berbahasa Indonesia lebih baik. Kalau Park, ia masih sulit berkomunikasi. Tapi lebih baik tunggu saja keputusan Benny,” tutur Ferry menjelaskan.Bendol-sapaan Benny Dollo, pun akhirnya memastikan bila nama Serge menjadi pemain terakhir yang segera berbaju Persija pasca proses seleksi selesai dilakukan.“Setelah melewati proses seleksi serta konsultasi dengan manajemen, kami memutuskan bahwa Serge adalah pemain resmi terakhir yang bergabung dengan Persija. Adaptasi lapangan serta lingkungan, Serge tak memiliki kendala. Proses registrasi di PT Liga Indonesia pun sedang diurus. Mudah-mudahan, dia sudah bisa turun saat derby dengan Persitara Jakarta Utara pada Minggu (7/3),” terang Bendol.

Meski tak menyebut angka yang dipatok, namun kisaran harga untuk menebus striker yang pernah patah kaki ini, konon mendekati angka Rp 300 juta. Nilai ini sebenarnya cukup mahal, bila faktor kontribusi di klub lamanya yakni Pro Duta di level Divisi Utama, hanya mencetak satu gol selama satu putaran saja. Saat ini dua pilar yakni Bambang Pamungkas dan Leonard Tupamahu masih pemulihan dari cedera. Pemusatan latihan di Cilegon dimaksudkan untuk menjaga peak performance pemain."Kebersamaan pemain harus dijaga. Jangan sampai pemain bosan menunggu pertandingan selanjutnya. Tugas di putaran dua sangat berat. Kami juga wajib menang di pertandingan tandang. Itu supaya kami bisa menjaga jarak dengan pesaing,'' ujar Maman.

Persija Jakarta menggelar training camp (TC) di Cilegon, Banten, mulai Selasa (23/2) hingga Kamis (26/2). Seluruh pemain Macan Kemayoran dibawa, kecuali Baihakki Kaizan yang kembali ke Singapura untuk memperkuat timnasnya dalam Kualifikasi Pra- Piala Asia 2010. Selama TC, Persija menggunakan Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Banten, untuk berlatih setiap sore. Khusus Rabu (24/2),Macan Kemayoran akan berlatih pagi dan sore. Pasalnya, pada Rabu sore, empat pemain Persija harus kembali ke Jakarta untuk bergabung dengan timnas Indonesia yang akan melawan tuan rumah Australia di Brisbane, pada partai pamungkas Pra-Piala Asia 2011
Read More

Hattrik Saktiawan Sinaga akhiri rekor buruk persik

Persik akhirnya berhasil mengakhiri episode negatif kemarin. Setelah enam kali kalah beruntun, kemarin, Macan Putih berhasil menang tipis atas tamunya Persela Lamongan di Stadion Brawijaya dengan skor 3-2 (0-1). Striker Saktiawan Sinaga pantas mendapat dua jempol dalam derby Jatim tersebut. Penampilan cemerlang Sakti dengan memborong tiga gol, membuat  Persik bangkit dari keterpurukan.

Kemenangan Persik tersebut tidak dilalui dengan mudah. Bahkan, bayang-bayang kekalahan sempat muncul di pemain dan offisial Macan Putih. Karena Persik harus tertinggal lebih dulu 0-1 lewat gol striker Persela Franco Hita di menit ke-33. Gol Hita tersebut tercipta setelah dia mendapatkan umpan silang dari sisi kanan oleh Samsul Arif. Tanpa kesulitan, Hita langsung menyodok bola ke jala Persik tanpa mampu dijangkau kiper Wahyudi.Untuk mengejar defisit gol, pelatih Persik Agus Yuwono akhirnya menurunkan striker Saktiawan Sinaga menggantikan Patricio Morales pada menit ke-43. Meski demikian, kedudukan tak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persik mulai tampil menyerang.  Beberapa peluang emas diperoleh Saktiawan dkk. Peluang emas tersebut antara lain, tendangan winger Wawan Widiantoro dari dalam kotak penalti di menit ke-46 masih melenceng. Kemudian, di menit ke 49, giliran Ok John mendapatkan peluang. Sayang, tendangannya dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang Persela yang dikawal Fauzal Mubaroq.
Pada menit ke 64, Sakti memecah kebuntuan Persik. Bermula dari aksi Yongki yang kemudian melakukan passing ke arah Saktiawan yang sudah berdiri bebas di areal kotak penalti Persela. Tanpa mengalami kesulitan, Sakti berhasil menceploskan bola ke gawang Persela. Sehingga, kedudukan menjadi imbang 1-1.
Namun, gol ini sempat diprotes oleh para pemain Persela. Mereka menganggap Sakti offside.  Namun, Wasit Jimmy Napitupulu dari Jakarta bergeming. Dia tetap menganggap gol Sakti sah. Tiga menit setelah gol pertamanya, Sakti membawa Persik unggul 2-1. Bermula dari terobosan dari Mahyadi, Sakti yang lagi-lagi berhasil lolos dari jebakan offside, mengecoh kiper Persela, Fauzal. Sayang, keunggulan Persik tidak bertahan lama. Hanya berselang satu menit, Persela berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut diciptakan striker  Samsul Arif. Dia mencetak gol setelah mendapatkan umpan matang dari Kurniawan di sisi kiri gawang Wahyudi.Dewi fortuna akhirnya berpihak ke Persik. Di menit ke-79, Sakti mencetak hattrick. Setelah menerima umpan terobosan dari winger Wawan, Sakti yang berdiri bebas kembali memperdayai kiper Fauzal untuk ketiga kalinya. Pada menit ke-84, stopper Persela Fabiano diganjar kartu merah wasit Jimmy. Karena dia mengganjal dari belakang striker Persik Yongki Aribowo di luar kotak penalti.
Sayang, keunggulan jumlah pemain ini tidak bisa dimanfaatkan oleh Persik. Sehingga kedudukan 3-2 untuk Persik bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Jimmy.
Pelatih Persik Agus Yuwono mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut."Ini titik awal buat bangkit," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Agus mengatakan sukses mengalahkan Persela tidak terlepas dari kerja keras anak asuhnya. Setelah enam kali mengalami kekalahan beruntun, Sakti dkk mulai bangkit. "Anak-anak tampil bagus sekali," pujinya.
Sementara itu, kubu Persela terlihat kecewa dengan hasil tersebut. "Inilah sepak bola Indonesia," sindir Pelatih Persela Widodo Cahyono Putro. Kekecewaan Widodo tersebut terkait gol pertama Sakti. Karena dia menganggap Sakti dalam posisi offside. Sehingga, setelah pertandingan, Widodo menghampiri meja pengawas pertandingan. "Itu jelas-jelas offside," katanya singkat
Read More

Eki Nurhakim Buyarkan kemenangan Persebaya

Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin saat menjamu Persijap Jepara di lanjutan kompetisi ISL. Bajul Ijo hanya bermain imbang 1-1 setelah gol Anderson dari titik putih penalti berhasil dibalas Eki Nur Hakim.Dengan tambahan satu poin ini, Bajul Ijo untuk sementara naik satu peringkat ke posisi-11 dengan koleksi 26 poin dari 22 laga yang telah dilakoni.Sedangkan bagi Persijap, tambahan satu poin ini tetap tak membuat bergerak tim besutan Junaedi ini di posisi ke-10 dengan 27 poin dari 21 laga.

Bertanding di Stadion 10 Nopember, Surabaya, Rabu 24 Februari 2010, pertandingan memang sempat berlangsung dengan tempo lamban di babak pertama. Kedua tim terlihat bermain sangat berhati-hati.Peluang baru tercipta di menit ke-18, saat John Tarkpor mampu melepaskan tendangan keras di kotak penalti Persijap. Sayang bola masih membentur kaki bek Persijap Esvaldo.Sadar Korinus Fingkrew tak tampil maksimal, Danurwindo langsung menariknya dan memasukkan striker muda Andik Firmansyah di menit ke-28.Dan strategi Danurwindo sepertinya akan berjalan sesuai rencana. Belum genap tiga menit masuk lapangan, Andik langsung mengancam gawang Danang Wihatmoko. Sayangnya sepakan keras Andik masih ditepis Danang.Andik kembali menebar ancaman di menit ke-35. Memanfaatkan kecepatan, Andik kembali masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan keras. Kali ini sepakan pemain 18 tahun ini masih melebar.Peluang terbaik Bajul Ijo tercipta saat pertandingan memasuki menit ke-42. Bahkan dua peluang emas tercipta. Andi Odang berhasil memenangkan duel sebelum akhirnya mampu menyontek bola. Lagi-lagi Danang tampil gemilang dan hanya mampu melahirkan sepak pojok. Namun dari sepak pojok ini, Andik kembali mengancam lewat tandukannya. Sedangkan peluang terbaik tim tamu tercipta di menite ke-43. Berawal dari serangan balik Eki Nur Hakim berhasil merangsek ke kotak penalti sebelum melepaskan sepakan keras. Sayang bola masih bisa diamankan kiper Persebaya Syaifudin.
Memasukki babak kedua, pendukung Persebaya bersorak setelah Anderson berhasil mengeksekusi penalti di menit ke-47 sekaligus merubah kedudukan menjadi 1-0. Penalti ini diberikan setelah Andik Firmansyah dilanggar bek Persijap.Persijap sebenarnya berpeluang menyamakan kedudukan saat Eki Nur Hakim kembali menebar ancaman pada menit ke-64. Memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan Persebaya, Eki berhasil melepaskan sepakan di kotak penalti. Sayangnya tak berbuah gol.Persebaya yang di atas angin coba menggandakan keunggulan. Namun peluang demi peluang yang diciptakan Andi Odang dan Andik Firmansyah selalu berbuah kegagalan. Persebaya sepertinya akan menang saat pertandingan menyisakan tiga menit.Namun Eki Nur Hakim mampu menjadi mimpi buruk bagi tim besutan Danurwindo. Setelah gagal dibeberapa peluang, Eki akhirnya mampu merubah kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-87. Eki berhasil memanfaatkan Crosing Iswanto yang dilanjutkan dengan tandukan Johan Juansyah. Skor 1-1 ini bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain

Persebaya: Syaefudin, Nugroho, Anderson, Djayusman Triasdi, Taufiq, Anang Ma'ruf, Vijay, John Tarkpor (Josh Maguire, 64'), Mat Halil (Supriono, 46'), Andi Odang, Korinus Fingkrew (Andik Firmansyah, 28').

Persijap:
Danang Wihatmoko, Evaldosilva, M Bachtiar, Catur, Phaitoon Thiatma, Donny F Siregar (Bona Simanjuntak, 73'), Nurul Huda (Yogi Alfian, 66'), Isdiantono, Johan Juansyah, Eki Nur Hakim, Pablo Frances.
Read More

Penalti Njanka Bawa Arema Kokoh di Puncak Klasemen

Arema Indonesia berhasil merebut tiga poin saat menjamu Persebaya dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Minggu, 21 Februari 2010. Duel panas ini berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah. Bertanding di hadapan ribuan pendukungnya, Arema terlihat sangat bernafsu ingin menjebol gawang Persebaya. Namun peluang emas baru didapat Singo Edan pada menit ke-19 lewat aksi M Ridhuan. Memanfaatkan tendangan penjuru, Ridhuan berhasil melepaskan tandukan ke sisi kiri gawang Persebaya. Namun kiper Bajul Ijo, Syaifudin tampil gemilang dan berhasil menjinakkan bola tersebut. Tendangan gelandang Persebaya, John Tarkpor dari luar kotak penalti pada menit ke-26 nyaris menjebol gawang Arema. Beruntung bola akhirnya meluncur ke luar lapangan setelah membentur pemain belakang Arema, Juan Revi.

Duel yang disiarkan oleh antv ini berjalan dalam tensi tinggi. Kedua tim memilih untuk bermain keras bahkan cenderung kasar. Wasit bahkan harus mengeluarkan masing-masing satu kartu kuning bagi kedua tim. Memasuki menit-menit akhir babak pertama, kedua kembali berhasil menciptakan peluang emas. Pada menit ke-43, Fakhrudin berhasil mengecoh barisan pertahan Persebaya. Namun aksinya tidak berakhir sempurna. Tendangannya dari dalam kotak penalti masih melebar tipis di sisi kanan gawang Syaifudin., Semenit menjelang turun minum, giliran striker Persebaya, Andi Odang yang mengancam gawang Arema. Andi berhasil melalukan penetrasi dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Kurnia Meiga. Sayang, tendangan Andi terlalu lemah sehingga dengan mudah dijinakkan Kurnia. Hingga turun minum skor 0-0 tak juga berubah.

Di babak kedua, Arema mulai terlihat mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit ke-57, umpan silang M Ridhuan berhasil menciptakan kemelut di mulut gawang Persebaya. Roman Chamelo mencoba menanduk bola liar. Namun kepalanya justru membentur kepala Anderson Da Silva. Kerasnya benturan membuat keduanya harus ditandu ke luar lapangan. Bahkan kepala Anderson harus diperban karena luka. Pada menit ke-69, M Ridhuan kembali menebar ancaman. Kali ini pemain asal Singapura itu berhasil menerobos kotak penalti lawan. Sayang, tendangannya kembali mampu diblok oleh Syaifudin.Mendapat tekanan bertubi-tubi tak membuat Persebaya ragu untuk melancarkan serangan balik. Bahkan pergerakan pemain pengganti, Andik Vermansyah beberapa kali mampu membahayakan gawang Arema.Pada menit ke-88, keputusan kontroversial dikeluarkan oleh wasit Olehadi dengan memberikan hadiah penalti kepada Arema. Wasit menunjuk titik putih setelah melihat Fahrudin terjauh saat berusaha merebut bola di dalam kotak penalti.Dalam tayangan ulang terlihat bila Fahrudin sengaja menjatuhkan diri saat tak mampu menjangkau bola. Namun wasit justru menilai bahwa Anderson telah mengganjal pemain asal Singapura itu. Kiper Persebaya, Syafudin langsung melancarkan protes. Namun aksinya justru berbuah kartu kuning. Kapten Arema, Pierre Njanka akhirnya tampil sebagai eksekutor. Mantan pemain Persija itu dengan tenang  menaklukkan Syaifuddin dan merubah skor menjadi 1-0. Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.

Tambahan tiga poin membuat Arema semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 45 dari 21 laga. Sedangkan Persebaya tetap berada di urutan 12 dengan 25 poin dari 21 laga.

Susunan Pemain


Arema IndonesiaKurnia Meiga, Zulkifli-kk/Dendy Santoso, Pierre Njanka-kk, Juan Revi, Benny Wahyudi, Esteban Gullien, Ahmad Bustomi, M Ridhuan, Roman Chamelo/Rony Firmansyah, M Fahrudin, Noh Alam Shah/Rahmat Afandi
PersebayaSyaifudin-kk, Anang Ma'Ruf, Mat Halil, Anderson da Silva, Takatoshi Uchida, Nugroho Mardiyanto, Taufiq, Lucky Wahyu, John Tarkpor, Ngon A Djam-kk/Korinus F, Andi Odang/Andik Virmansyah
Read More

Persema Kalahkan Persik

 Persema berhasil mengalahkan Persik, 3-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010, Minggu, 22 Februari 2010. Tambahan tiga angka ini membuat posisi Pesema melambung tinggi di klasemen sementara

babak pertama
Bertanding di Stadion Gajayana, Malang dan disiarkan langsung oleh antv, Persema terlihat tampil dominan atas lawannya Persik. Pada menit ke-8, Laskar Ken Arok bahkan sudah berhasil menjebol gawang Persik yang dijaga oleh Fauzi Toldo.Pemain asing, Brima Pepito Sanusie tampil sebagai penyumbang gol pertama tuan rumah. Sontekannya memanfaatkan umpan lambung Bima Saki dari tengah lapangan tak mampu dijangkau Toldo terlanjur maju ke depan.  Ketinggalan 0-1 membuat Persik meningkatkan intensitas serangannya. Hasilnya, Macan Putih berhasil mendapat peluang emas pada menit ke- 15 lewat kaki Amarildo Souza. Lewat kerjasama dengan Pato Morales, Amrildo berhasil menusuk jantung pertahanan Persema. Sayang, tendangan kaki kiri Amarildo masih mampu ditepis oleh kiper Persema, Sukasto dan hanya berbuah tendangan pernjuru.   Persema kembali memegang kendali permainan. Pada menit ke-19, Pepito hampir saja mencetak gol keduanya. Sayang Pepito yang sudah berhadapan dengan Toldo kurang tenang sehingga tendangannya melebar tipis di kanan gawang. Kedua tim sebenarnya memiliki sederet peluang emas di sisa babak pertama. Namun buruknya sentuhan akhir para penyerang masing-masing tim, membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.


babak kedua

Di babak kedua, Persema langsung menekan pertahanan Persik. Baru empat menit pertandingan berjalan, tuan rumah sudah mendapat hadiah penalti setelah Mekan Nasyrov handsball di kotak terlarang. Jairon Feliciano ditunjuk sebagai eksekutor. Pemain  asal Brasil itu tanpa kesulitan berhasil menaklukkan Toldo dan merubah skor menjadi 2-0. Skor ini tak bertahan lama. Pasalnya, pada menit ke-52, pemain Persema, Park Chul Hyung melakukan pelanggaran terhadap Amarildo Souza di kotak terlarang.
Wasit yang melihat kejadian ini langsung menunjuk titik putih dan sukses dieksekusi oleh Amarildo.

Skor kembali berubah menjadi 2-1.

Persik mencoba mengejar ketertinggalan dengan bermain terbuka. Namun strategi ini justru jadi bumerang bagi Macan Putih. Pada menit ke-71, pemain cadangan Iswandi Da'i berhasil lepas dari penjagaan Sulis Budi. Iswandi langsung melakukan penetrasi sebelum akhirnya menaklukkan Toldo dengan tendangan terarah. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Tambahan tiga poin membuat Persema kini mengantongi 34 dari 21 laga dan sementara berhasil menggusur Sriwijaya FC dari urutan keempat klasemen sementara. Sedangkan Persik masih terpuruk di peringkat ke-15 dengan koleksi 22 poin dari 21 laga.
Read More

jelang super big match Arema Vs Persebaya


Partai Super Big Match Liga Super Indonesia antara Arema Indonesia Menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Minggu (21/2) malam tentunya akan berlangsung sangat seru. Pertandingan ini menjadi peluang Arema kembali meraih angka penuh untuk mengokohkan posisi di puncak klasemen sementara Liga Super Indoensia 2009/10 sekaligus membalas kekalahan 0-2 pada pertemuan putaran pertama di Surabaya.
Kekalahan bulan lalu yang diwarnai tindakan anarkis oknum suporter Persebaya yang menyerang bis tim Arema itu merupakan kemenangan pertama Bajul Ijo atas Singo Edan dalam lima pertemuan terakhir.


Bila menang atas Persebaya, Arema kembali berlari dari perolehan poin Persipura dengan selisih sembilan angka. Saat ini Arema mengoleksi 42 poin, sementara juara bertahan Persipura terus menguntit di posisi dua dengan 36 poin.
Bagi Persebaya, kekalahan membuat mereka rawan terseret ke zona degradasi sekaligus beresiko pada karir pelatih Danurwindo karena mantan pelatih Persija Jakarta itu telah diultimatum oleh pengurus Bajul Ijo menyusul deretan hasl buruk yang diraih John Takpor dkk.

Arema turun dengan kekuatan penuh, kecuali Purwaka yang masih absen karena cedera dan Irfan Raditya yang terakumulasi kartu. Kondisi Noh Alam Shah sudah membaik dan diperkirakan sudah bisa kembali dimainkan sejak menit awal. Bek kiri Hermawan sudah mulai berlatih, namun masih beresiko untuk dimainkan karena kondisinya masih belum 100 persen.
Posisi Purwaka dan Irfan akan ditempati oleh Juan Revi yang digeser ke belakang sekaligus memberi peluang kepada Esteban Guillen melakukan debutnya sebagai starter di Arema setelah tiga kali turun sebagai pemain pengganti.
Di pihak Persebaya, pelatih Danurwindo tidak bisa memainkan gelandang bertahan Wijay karena akumulasi kartu, namun Mat Halil dan Anderson Da Silva sudah kembali bermain. Di tengah dan depan, Bajul Ijo tetap mengandalkan kecerdikan John Takpor dan striker Ngon A Djam.



Aremania VS bonek

faktor kedua kubu suporter dalam pertandingan ini  akan menambah menariknya pertandingan.sebagaimana yang kita tahu bahwa Arema maupun Persebaya memiliki 2 kelompok suporter yang sangat fantastis untuk mendukung masing-masing team. Arema memiliki aremania sedangkan Persebaya memiliki bonek mania.
suasana panas pun diprediksikan akan terjadi, hal ini telah dibuktikan dalam pertandingan pertama di Stadion Tambaksari, Surabaya dimana bonek melakukan hal anarkis dengan melempari bus yang membawa tim arema.








           Aremania









                  bonek



Head to Head Arema vs Persebaya
16/01/10 LIGA SUPER – Persebaya vs Arema 2-0 KALAH
30/12/07 DIVISI UTAMA – Persebaya vs Arema 1-1 IMBANG
13/02/07 DIVISI UTAMA – Arema vs Persebaya 2-1 MENANG
04/09/06 COPA INDONESIA – Persebaya vs Arema 0-0 IMBANG
01/09/06 COPA INDONESIA – Arema vs Persebaya 1-0 MENANG








 Data Statistik dan Rekor pertemuan kedua tim

  berikut adalah lima pertandingan terakhir bagi kedua tim
  
Lima Pertandingan Terakhir Arema Indonesia
18/2 Arema vs Persik Kediri 3-0 MENANG
14/2 Persiba Balikpapan vs Arema 1-0 KALAH
10/2 PSM Makassar vs Arema 0-2 MENANG
27/1 Arema vs PSM Makassar 3-0 MENANG
24/1 Arema vs Persiba Balikpapan 1-2 KALAH

Lima Pertandingan Terakhir Persebaya Surabaya
17/2 Persema Malang vs Persebaya 3-1 KALAH
14/2 Persebaya vs Persib Bandung 2-1 MENANG
10/2 Persebaya vs Sriwijaya FC 0-2 KALAH
26/1 Sriwijaya FC vs Persebaya 2-1 KALAH
23/1 Persib Bandung vs Persebaya 4-2 KALAH


Statistik Arema Indonesia sampai pertandingan ke 20
Menang: 13 kali (7 home, 6 away)
Kalah: 4 kali (1 home, 3 away)
Imbang: 3 kali (2 home, 1 away)
Clean Sheet: 13 kali (7 home, 6 away)
Total gol: 26 gol
Kebobolan: 9 gol
Rata-rata gol per pertandingan: 1,3 (1,7 home; 0,9 away)
Rata-rata kebobolan gol: 0,45 (0,4 home; 0,5 away)
Kemenangan terbesar: 3-0 (vs Sriwijaya FC, PSM Makassar, Persik Kediri)
Kekalahan terbesar: 0-2 (vs Persebaya Surabaya)
Top skor: Noh Alam Shah (9 gol)
Peringkat di klasemen: 1

Statistik Persebaya Surabaya sampai pertandingan ke 20
Menang: 7 kali (6 home, 1 away)
Kalah: 9 kali (3 home, 6 away)
Imbang: 4 kali (2 home, 2 away)
Clean Sheet: 5 kali (4 home, 1 away)
Total gol: 31 gol
Kebobolan: 34 gol
Rata-rata gol per pertandingan: 1.55 (1,73 home; 1,33 away)
Rata-rata kebobolan gol: 1,7 (1,18 home; 2,33 away)
Kemenangan terbesar: 5-2 (vs Persisam Samarinda)
Kekalahan terbesar: 1-4 (vs PSPS Pekanbaru)
Top skor: Andi Oddang (8 gol)
Peringkat di klasemen: 12
Read More

Hatur Nuhun, Kosin


Persib kembali meraih kemenangan di kandang. Dua gol dari Cristian Gonzalez dan Eka Ramdani memastikan kemenangan 2-0 tim Maung Bandung atas Persisam Samarinda pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (20/2) malam.

Kemenangan atas Persisam menjadi kado istimewa bagi Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool yang besok akan pulang kampung ke Thailand. Kemenangan atas Persisam juga menjadi akhir yang manis Kosin selama membela Persib.

Sangat berlasan bila "pesta" kecil untuk Kosin digelar di akhir pertandingan. Karangan bunga dan berbagai ungkapan rasa terima kasih diberikan kepada kiper timnas Thailand tersebut.

Sepanjang pertandingan, tulisan Thanks Kosin bahkan terus disusun bobotoh di salah satu sudut tribun Stadion Si Jalak Harupat. Malam ini, bobotoh menempatkan Kosin sebagai bintang. Padahal seperti selalu dikatakan Kosin, setiap kemenangan (yang diraih Persib) adalah hasil kerja keras semua pemain! Kemenangan adalah hasil kerja tim!

Pernyataan Kosin tersebut seakan mengingatkan Persib untuk tidak tenggelam dalam euforia kemenangan. Kosin seakan mengingatkan agar Persib jangan terbuai dalam pesta kemenangan.

Kosin juga menyatakan, tanpa dirinya Persib tetap sebagai tim besar yang kuat dan pantas jadi juara tahun ini. Namun Kosin juga selalu berkata: untuk jadi juara perlu kerja keras. Dan Persib tentu masih harus bekerja keras untuk sampai ketangga juara. Perjalanan Persib masih panjang!

Memenangan atas Persisam tidak tidak salah bila disambut dengan sukacita. Tiga poin yang direbut dari Persisam menjadi modal besar bagi Persib untuk bersaing dengan tim-tim lain yang juga sama-sama mengejar gelar juara.

Menumbangkan Persisam memperpanjang rekor Persib tidak terkalahkan di kandang sendiri. Persib memang tidak pernah kalah di hadapan bobotoh. Di kandang sendiri, pasukan Jaya Hartono hanya sekali ditahan imbang oleh Persija Jakarta.

Di putaran dua ini, Persib masih menyisakan banyak pertandingan, termasuk pertandingan tandang. Untuk jadi juara, tentu Persib harus bisa menang tidak hanya di kandang sendiri. Dan ini adalah tantangan tersendiri bagi Persib yang mulai hari ini ditinggalkan Kosin.

Sebagai tim profesional, Persib jangan bergantung pada satu-dua pemain, termasuk pada Kosin. Persib memiliki banyak pemain bagus, termasuk Markus Horison yang didatangkan untuk mengganti peran Kosin. Ini yang harus disulap Persib jadi kekuatan tim!

Selamat jalan, Kosin. Hatur nuhun, Kosin. Semoga Persib bisa tetap perkasa tanpa sosokmu di bawah mistar gawang.
Read More

Persib Atasi Persisam

persib Bandung berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu tamunya Persisam Samarinda di lanjutan Liga Super Indonesia 2009/2010. Gol Maung Bandung dicetak Christian Gonzales dan Eka Ramdani. Dengan tambahan tiga poin ini, maka Persib berhak naik ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 33 poin dari 20 laga. Tim besutan Jaya Hartono ini hanya terpaut satu poin dari Sriwijaya FC, dengan catatan Persib masih menyimpan satu laga.
    
Kemenangan Persib ini juga menjadi kado istimewa bagi Shintaweechai atau yang lebih dikenal dengan Kosin. Kiper asal Thailand ini akan kembali ke klub asalnya, Chonburi, setelah menjadi pujaan pendukung Persib.

Bertanding di Stadion Jalak Harupat Bandung, Sabtu 20 Februari 2010, Maung Bandung sebenarnya tak diperkuat beberapa pilarnya macam Nova Arianto dan Hariono. Namun Persib tetap tak kehilangan agresifitas. Kekalahan 2-1 dari Persebaya pekan lalu tak terlihat membekas.

Namun Persisam juga terlihat memburu kemenangan. Tim besutan Aji Santoso ini bahkan tampil mendominasi di awal-awal pertandingan. Adalah Danilo Fernando yang sempat mengancam gawang Persib di menit ke-7. Sayang sepakan keras Fernado dari luar kotak penalti masih bisa diamankan Shitaweechai.

Persib langsung merespon lewat Hilton Moriera di menit ke-11. Memanfaatkan set piece yang dilakukan Eka Ramdani, top skor Persib ini mampu melepaskan tandukan. Sayangnya masih tipis melebar dari gawang Persisam.

Stadion bergemuruh saat Persib akhirnya mampu memimpin 1-0 lewat gol Christian Gonzales di menit ke-24. Berawal dari kegagalan Tsimi Jaquest menghadang umpan Budi Sudarsono, El Loco berhasil memperdayai Wawan Hendrawan.

Unggul satu gol, Persib tetap ngotot menambah gol. Hasilnya di masa injury time, Maung Bandung berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini kerjasama segi tiga antara Gonzales, Budi yang diakhiri dengan sepakan keras Eka Ramdani memaksa Wawan kembali memungut bola dari gawangnya. Skor 2-0 ini bertahan hingga turun minum.

Babak kedua

Memasukki babak kedua, Persisam mencoba mengejar ketertinggalan. Setelah percobaan lewat tendangan bebas Hamka Hamzah di menit ke-55, tim tamu sebenarnya mampu memperkecil ketinggalan lewat sepakan keras Choi Dong-soo di menit ke-57.

Sepakan keras Choi sempat membentur mistar sebelum jatuh melewati garis gawang Persib. Sayang wasit tak melihat itu sebagai sebuah gol meski protes dilakukan Choi Dong-soo.

Pemain Korsel ini kembali mengancam gawang Persib di menit ke-81. Sayangnya sepakan Choi Dong-soo kali ini masih melebar dari gawang Kosin. Hingga pertandingan usai skor 2-0 buat keunggulan Persib ini tak berubah.

Susunan Pemain:

Persib: Shintaweechai (Markus Horison, 87'), Edi Hafid Murtado, Christian Rene, Maman Abdurahman, Munadi (Cucu Hidayat, 61'), Gilang Angga (Wildansyah, 85'), Atep, Eka Ramdani, Hilton Moriera, Christian Gonzales, Budi Sudarsono

Persisam: Wawan Hendrawan, Hamka Hamzah, Tsimi Jaquest, Sony Kurniawan, Syaiful, Fandi Mochtar, Ahmad Sembiring, Pipat Tonkanya (Zainal Arif, 46'), Choi Dong-soo, Ronald Fagundez, Danilo Fernando,
Read More

jelang Persib VS Persisam

Enggan semakin merosot dalam persaingan klasemen, Persib Bandung harus bekerja lebih keras dalam mengawali laga kandang dalam putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010 melawan Persisam Samarinda, Sabtu (20/2) ini.

Kini peringkat Persib berada di posisi kedelapan setelah digeser para pesaingnya. Padahal, di permulaan putaran kedua skuad "Pangeran Biru" sempat bertengger di jajaran tiga besar klasemen sementara.

Pemicu hal tersebut yaitu setelah Persib ditekuk oleh Persebaya 1-2 pada laga kedua putaran kedua, Minggu (14/2). Tambahan tiga poin tidak terjadi sehingga tiga puluh poin sementara tidak berubah.

Tidak hanya menelan kekalahan, sisa pertandingan melawan Persebaya lalu meninggalkan kekosongan di lini belakang dan lini tengah Persib. Dipastikan ketika melawan Persisam nanti, Persib kehilangan sosok Nova Arianto dan Hariono karena akumulasi hukuman kartu kuning.

Pelatih Kepala, Jaya Hartono, menyadari hal itu. Ia tengah mengulik siapa personel pasukan "Biru" yang akan mengisi kekosongan posisi tersebut dalam menghadapi "Elang Borneo" nanti. Nama-nama seperti Aji Nurpijal dan Edi Hafid, Wildansyah disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Nova Arianto. Begitu pula dengan Cucu Hidayat maupun Munadi yang akan berperan seperti Hariono.

"Tetapi kalau melihat kondisi Cucu saat ini, dia belum sepenuhnya pulih seratus persen. Saya kira kondisi dia baru mencapai tujuh puluh persen saja. Jadi kemungkinan besar dia tidak akan dijadikan starter untuk menggantikan Hariono. Kami masih mengutak-atik posisi," tutur dia seusai latihan di Stadion Siliwangi, Jln. Aceh, Bandung, Jumat (19/2) pagi.

Dalam pertandingan menghadapi Persisam nanti, Jaya percaya terhadap anak asuhnya yang akan mengisi Nova dan Hariono. Misalnya kepada Edi maupun Munadi. "Kalau mereka tidak dimainkan dari sekarang kapan lagi," katanya.

Meski demikian, di posisi lainnya sudah bisa dipastikan akan siap tempur, termasuk dengan Hilton yang masih mengalami cedera di paha kirinya. Hilton sempat tidak terlalu aktif dalam latihan pagi dan sore Persib.

Jaya memastikan Hilton akan merumput di Stadion Si Jalak Harupat walapun kondisinya kurang layak. Begitu pula dengan Sinthaweechai "Kosin" Hathairattanakool yang akan dimainkan dalam laga pamungkasnya. "Soal Markus, saya sendiri belum bisa memastikannya karena dia masih dalam tahap pendaftaran ke PT Liga Indonesia. Surat resminya juga belum turun, nanti saya harus tanyakan ke manajemen. Akan tetapi dalam starting line up tetap Kosin," katanya.

Dengan kondisi personel tim yang masih diutak-atik tersebut, Jaya tetap optimistis untuk terus bersaing di papan atas. Hal itu disebabkan persaingan semakin ketat.

Dia mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tetap berkonsentrasi dan jangan sampai lengah. Apabila pemain lengah, konsekuensinya berpengaruh terhadap kemerosotan peringkat Persib.

Asisten pelatih Yusuf Bachtiar menambahkan, rotasi posisi telah dilakukan semenjak kepulangan dari Surabaya. Dia menyebutkan dua nama dalam bursa pengisian posisi yang kosong tersebut, yaitu Cucu Hidayat dan Munadi sebagai pengganti Hariono. Namun, dia pun menyebutkan alternatif lainnya seperti Eka ataupun Hilton untuk mengisi posisi tersebut.

Sementara itu, Pelatih Persisam Aji Santoso yang dihubungi terpisah melalui telefon genggamnya mengatakan, anak asuhnya dalam konsisi siap tempur meski dia harus kehilangan dua gelandangnya yaitu Irsyad Aras dan Akbar Rasyid yang sama-sama terkena akumulasi kartu kuning. Namun, dia sudah menyiapkan penggantinya yaitu Agus Priyanto dan Usep Munandar jadi gelandang bertahan. "Absennya kedua gelandang saya itu mengurangi jumlah pasukan yang saya bawa ke Bandung dan Palembang yaitu hanya delapan belas pemain," katanya. Dengan demikian, dia harus memaksimalkan sisa pemain yang ada.

Sisi lain menghadapi Persib kali ini, kata Aji, adanya sosok Zaenal Arif yang melekat dengan mantan pemain Persib. Dia mencium ada motivasi lain ketika Abo, nama sapaan Zaenal Arif bila diturunkan. Namun, dia belum bisa memastikan Abo ada dalam deretan sebelas pemain inti. Hal itu karena Aji hanya akan menurunkan pemain yang paling siap.

"Persib merupakan tim yang lengkap di semua lini. Jadi, kami harus tetap siaga penuh. Target kami dalam putaran ini yaitu asal tidak mengalami degradasi karena mencuatnya polemik di awal kompetisi," tuturnya.

Asisten pelatih Hendri Susilo menambahkan, setidaknya Persisam mampu menahan Persib dengan angka imbang. Dia menyadari Persib merupakan tim solid dengan taktik yang bagus. "Tidak adanya Nova dan Hariono, saya pikir Jaya Hartono lebih tahu siapa pengganti mereka. Ada dan tidak adanya merek harus terus berjaga-jaga, terus semangat, dan tidak kenal menyerah hingga akhir pertandingan," ungkap dia.

sumber : www.persib-bandung.or.id
Read More

PSPS ingin segera bermain

Tim Askar Bertuah PSPS Pekanbaru memiliki rekor yang kurang menggembirakan dalam laga tandang karena hanya mampu mendulang lima poin dari 10 pertandingan.

Tim besutan Abdul Rachman Gurning ini mengemas tujuh gol dan kemasukan 18 gol. Catatan kurang menggembirakan tersebut akan coba dihapus saat tandang ke markas Persitara Jakarta Utara dan Pelita Jaya.

Tekad Gurning mengubah catatan tandang sangat beralasan. Pasalnya, Dzumafo Herman Epandi dan kawan-kawan sudah istirahat selama 16 hari. Beda halnya dengan Persitara maupun Pelita yang masih berpeluh keringat hingga 19 Februari.

Jadi, praktis para pemain Pelita dan Persitara hanya istirahat selama sepekan, karena mereka baru kembali dari Papua, pad 20 Februari. Dari segi kebugaran, jelas PSPS lebih baik.

Ambisi kubu PSPS untuk merangkak dari peringkat 11 sangat terbuka lebar. Saat ini, PSPS berada di urutan 11 dengan total 25 poin.

Namun saat bentrok dengan mantan klub Gurning, Persitara, PSPS kehilangan gelandang lincahnya Emile Chryl Tchana karena terkena akumulasi kartu kuning.
Tempat Chryl akan digantikan April Hadi yang biasa beroperasi di sisi sayap. Perubahan itu, kata Gurning, tak ada masalah karena April bisa bermain di posisi mana saja.

“April termasuk pemain yang bisa bermain di banyak posisi, termasuk jadi stoper,” jelas Gurning pada GOSport.

Meski tidak tahu persis kekuatan terbaru tim besutan Dody Sahetapy itu, Gurning mengaku opimistis mampu mengalahkan mantan tim besutannya. Belakangan, Persitara melakukan perubahan materi pemain. Mereka juga dilanda masalah internal, karena manajemen belum membayar hak-hak pemain.

Itu pula sebabnya, Afshin, salah satu legiun asingnya menolak bermain ketika menghadapi Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena.

“Kami, tak pernah memikirkan kekurangan tim lain. Saya, hanya memecahkan masalah PSPS,” katanya.

Diakui, PSPS masih mengalami banyak kekurangan, seperti penyelesaian akhir dan sektor pertahanan. Duet Isnaini dengan Herman saat melawan Persisam bisa bermain bagus, tapi gagal memanfaatkan peluang.

Lalu, saat dijamu Bontang FC, Herman diduetkan dengan Andhika Yudhistira. Meski baru tampil bersama, tapi aksi Andhika tidak mengecewakan.

Hanya saja, keduanya gagal menyelesaikan peluang emas menjadi gol. Saat tandang ke markas Persitara dan Pelita, mantan bomber PSMS Medan ini kembali akan diberikan kesempatan.

Kubu PSPS juga tengah memburu pemain China untuk posisi stoper dan striker. Namun, Gurning belum buka nama karena masih tahap negoisasi.
Read More

Persema Masih Ancam Pecat Jairon & Pepito




jairon dan brima pepito terancam dipecat


Performa Persema Malang terus meninggi. Peringkat tim Laskar Ken Arok ini pun ikut terangkat ke papan atas.

Tetapi, tidak demikian dengan keberadaan pemain asing. Dari lima pemain asing, yaitu Semme Patrick, Park Chul-hyung, Brima Pepito Sanusie, Robby Gaspar dan Jairon Feliciano masih berada dalam tahap monitoring.

Bidikannya ada pada Jairon dan Pepito. Meski Jairon tampil apik dengan mengoleksi dua gol ke gawang Persebaya Surabaya, hal itu belum menggaransi pemain asal Brasil itu untuk tetap bertahan.

“Tak cukup menilai Jairon hanya satu pertandingan. Ia saya tarik bukan karena sudah lolos ujian, melainkan karena mengaku sakit perut. Saya juga berikan kesempatan bermain lebih lama buat Pepito, bukan berarti untuk membuktikan kualitasnya,” terang Subangkit, arsitek Persema pada GOSport.

Namun, Subangkit memastikan bahwa masih akan ada perubahan pemain asing untuk sektor depan. “Pengajuan itu belum berubah. Manajemen juga sudah setuju dilakukan perburuan pemain asing. Hanya saja orangnya belum dapat, sehingga belum dilakukan pergantian. Gantinya, pastinya lebih baik dari yang ada sekarang,” papar Subangkit.

Hingga laga ke-20, Pepito baru mengemas empat gol. Jumlah itu dinilai Subangkit minim untuk seorang striker.

Namun, adanya niat pergantian lini depan diyakini Subangkit tidak menurunkan mental bertanding Jairon maupun Pepito. Juga, bukan menimbulkan persaingan tidak sehat di lapangan. Tetapi, justru ancaman itu jadi pemicu semangat untuk selalu tampil habis-habisan dalam setiap pertandingan.

Jelang menjamu Persik Kediri di Stadion Gajayana Malang, Minggu 21 Februari 2010, Bima Sakti cs dikabarkan dalam kondisi prima. Tak ada yang cedera, juga tidak ada yang mengalami akumulasi kartu kuning. Dengan kondisi tersebut, kubu Persema kian optimistis bisa meraih nilai sempurna.

“Alhamdulillah semua pemain siap bermain. Soal skema permainan hampir tak ada perubahan, termasuk posisi penjaga gawang,” Subangkit menambahkan.
Read More

Persija Bungkam Sriwijaya FC

Persija sukses mengamankan tiga poin saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat, 19 Februari 2010. Lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 ini berakhir dengan skor 1-0 untuk Persija.

Di babak pertama, kedua tim bermain dalam tempo cepat. Persija membuka peluang lebih dulu lewat kaki Firman Utina pada menit ke-5. Sayang, tendangan first timenya masih melebar.

Bertanding di hadapan ribuan suporternya, Persija terlihat cukup percaya diri. Hadirnya Firman Utina juga membuat serangan Macan Kemayoran terlihat lebih bervariasi.

Persija kembali mengancam gawang SFC yang dijaga Hendro Kartiko pada menit ke-13. Namun tendangan dari luar kotak penalti mantan pemain Selangor FC itu belum juga menemui sasaran. Bola melebar tipis di sisi kanan gawang Hendro.

SFC mencoba keluar dari tekanan. Namun serangan-serangan pasukan Rahmad Darmawan masih kandas di kaki pemain-pemain belakang Persija.

Persija akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-33. Memanfaatkan kemelut di depan gawang SFC, Firman Utina sukses melepas tembakan voli keras yang gagal dijangkau oleh Hendro. Skor 1-0 untuk tuan rumah.

Aliyudin mendapat kesempatan untuk memperbesar keunggulan saat dia lepas dari perangkap offside pada menit 42. Sayang, mantan pemain Persikota itu gagal menaklukkan Hendro yang datang menyongsong bola.

Firman kembali berada di balik ancaman ini. Hingga turun minum, skor 1-0 tak juga berubah.

Di babak kedua, Persija masih memegang kendali permainan. Pada menit ke-56, Bambang Pamungkas bahkan nyaris menjebol gawang tim tamu. Sayang, tendangannya dari sudut sempit masih melebar di sisi kanan gawang Hendro.

Persija juga mendapat peluang emas pada menit ke- 69 lewat M Ilham. Setelah lepas dari pengawalan, mantan pemain Persikota itu mencoba melepaskan tendangan keras dari sisi kanan gawang SFC namun masih mampu ditepis Hendro.

SFC mencoba memegang kendali permainan. Namun disiplinnya barisan pertahanan Persija yang digalang oleh Abanda Herman cs membuat pasukan Laskar Wong Kito kesulitan dalam melakukan penetrasi.

Nasuha nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-38. Namun tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih mampu ditepis oleh kiper Persija, M Yasir.

SFC sebenarnya berhasil menguasai jalannya pertandingan di sisa waktu babak kedua. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk keunggulan Persija tak juga berubah.

Berkat kemenangan ini Persija naik ke posisi ke-5 klasemen sementara menggusur Persema dengan koleksi 32 poin dari 20 laga. Sedangkan SFC tak beranjak dari urutan ke-4 dengan koleksi 34 dari 21 laga.

Susunan Pemain
Persija Jakarta

M Yasir, Abanda Herman, Baihaki Khaizan, Leonard Tupamahu, Ismed Sofyan, Leo Saputra/Erick Setiawan, Fachrudin Mustafic/Rully Soputan, Firman Utina, Talaohu Abdulmushafry/M Ilham, Aliyudin, Bambang Pamungkas

Sriwijaya FC
Hendro Kartiko, Charis Yulianto, Ambrizal/Christian Warobay, Precious Emuejeraye, M Nasuha, Ponaryo Astaman, Zah Rahan, Toni Sucipto, Arif Suyono/Rahmat Rivai, Anoure Obiora/Alamsyah Nasution, Keith Kayamba
Read More

Liga Super Indonesia (LSI) atau Indonesia Super League (ISL) adalah kompetisi sepak bola antar klub profesional level tertinggi di Liga Indonesia. LSI diselenggarakan oleh PT Liga Indonesia (dahulu BLI) yang dimiliki oleh PSSI. LSI dikuti 18 tim terbaik yang akan saling bertanding satu putaran penuh kompetisi 34 pertandingan, kandang dan tandang. Sistem operasi untuk setiap klub peserta dengan promosi dan degradasi ke Divisi Utama. Musim kompetisi tidak menentu dan disesuaikan dengan kondisi atau suasana yang terjadi di Indonesia. Sponsor utama LSI adalah perusahaan rokok Djarum, oleh karena itu LSI secara resmi dikenal sebagai Djarum Indonesia Super League.
Read More