Rabu, 24 Februari 2010

Hattrik Saktiawan Sinaga akhiri rekor buruk persik

Persik akhirnya berhasil mengakhiri episode negatif kemarin. Setelah enam kali kalah beruntun, kemarin, Macan Putih berhasil menang tipis atas tamunya Persela Lamongan di Stadion Brawijaya dengan skor 3-2 (0-1). Striker Saktiawan Sinaga pantas mendapat dua jempol dalam derby Jatim tersebut. Penampilan cemerlang Sakti dengan memborong tiga gol, membuat  Persik bangkit dari keterpurukan.

Kemenangan Persik tersebut tidak dilalui dengan mudah. Bahkan, bayang-bayang kekalahan sempat muncul di pemain dan offisial Macan Putih. Karena Persik harus tertinggal lebih dulu 0-1 lewat gol striker Persela Franco Hita di menit ke-33. Gol Hita tersebut tercipta setelah dia mendapatkan umpan silang dari sisi kanan oleh Samsul Arif. Tanpa kesulitan, Hita langsung menyodok bola ke jala Persik tanpa mampu dijangkau kiper Wahyudi.Untuk mengejar defisit gol, pelatih Persik Agus Yuwono akhirnya menurunkan striker Saktiawan Sinaga menggantikan Patricio Morales pada menit ke-43. Meski demikian, kedudukan tak berubah hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persik mulai tampil menyerang.  Beberapa peluang emas diperoleh Saktiawan dkk. Peluang emas tersebut antara lain, tendangan winger Wawan Widiantoro dari dalam kotak penalti di menit ke-46 masih melenceng. Kemudian, di menit ke 49, giliran Ok John mendapatkan peluang. Sayang, tendangannya dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang Persela yang dikawal Fauzal Mubaroq.
Pada menit ke 64, Sakti memecah kebuntuan Persik. Bermula dari aksi Yongki yang kemudian melakukan passing ke arah Saktiawan yang sudah berdiri bebas di areal kotak penalti Persela. Tanpa mengalami kesulitan, Sakti berhasil menceploskan bola ke gawang Persela. Sehingga, kedudukan menjadi imbang 1-1.
Namun, gol ini sempat diprotes oleh para pemain Persela. Mereka menganggap Sakti offside.  Namun, Wasit Jimmy Napitupulu dari Jakarta bergeming. Dia tetap menganggap gol Sakti sah. Tiga menit setelah gol pertamanya, Sakti membawa Persik unggul 2-1. Bermula dari terobosan dari Mahyadi, Sakti yang lagi-lagi berhasil lolos dari jebakan offside, mengecoh kiper Persela, Fauzal. Sayang, keunggulan Persik tidak bertahan lama. Hanya berselang satu menit, Persela berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut diciptakan striker  Samsul Arif. Dia mencetak gol setelah mendapatkan umpan matang dari Kurniawan di sisi kiri gawang Wahyudi.Dewi fortuna akhirnya berpihak ke Persik. Di menit ke-79, Sakti mencetak hattrick. Setelah menerima umpan terobosan dari winger Wawan, Sakti yang berdiri bebas kembali memperdayai kiper Fauzal untuk ketiga kalinya. Pada menit ke-84, stopper Persela Fabiano diganjar kartu merah wasit Jimmy. Karena dia mengganjal dari belakang striker Persik Yongki Aribowo di luar kotak penalti.
Sayang, keunggulan jumlah pemain ini tidak bisa dimanfaatkan oleh Persik. Sehingga kedudukan 3-2 untuk Persik bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Jimmy.
Pelatih Persik Agus Yuwono mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut."Ini titik awal buat bangkit," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Agus mengatakan sukses mengalahkan Persela tidak terlepas dari kerja keras anak asuhnya. Setelah enam kali mengalami kekalahan beruntun, Sakti dkk mulai bangkit. "Anak-anak tampil bagus sekali," pujinya.
Sementara itu, kubu Persela terlihat kecewa dengan hasil tersebut. "Inilah sepak bola Indonesia," sindir Pelatih Persela Widodo Cahyono Putro. Kekecewaan Widodo tersebut terkait gol pertama Sakti. Karena dia menganggap Sakti dalam posisi offside. Sehingga, setelah pertandingan, Widodo menghampiri meja pengawas pertandingan. "Itu jelas-jelas offside," katanya singkat

0 komentar:

Posting Komentar