Jumat, 19 Februari 2010

PSPS ingin segera bermain

Tim Askar Bertuah PSPS Pekanbaru memiliki rekor yang kurang menggembirakan dalam laga tandang karena hanya mampu mendulang lima poin dari 10 pertandingan.

Tim besutan Abdul Rachman Gurning ini mengemas tujuh gol dan kemasukan 18 gol. Catatan kurang menggembirakan tersebut akan coba dihapus saat tandang ke markas Persitara Jakarta Utara dan Pelita Jaya.

Tekad Gurning mengubah catatan tandang sangat beralasan. Pasalnya, Dzumafo Herman Epandi dan kawan-kawan sudah istirahat selama 16 hari. Beda halnya dengan Persitara maupun Pelita yang masih berpeluh keringat hingga 19 Februari.

Jadi, praktis para pemain Pelita dan Persitara hanya istirahat selama sepekan, karena mereka baru kembali dari Papua, pad 20 Februari. Dari segi kebugaran, jelas PSPS lebih baik.

Ambisi kubu PSPS untuk merangkak dari peringkat 11 sangat terbuka lebar. Saat ini, PSPS berada di urutan 11 dengan total 25 poin.

Namun saat bentrok dengan mantan klub Gurning, Persitara, PSPS kehilangan gelandang lincahnya Emile Chryl Tchana karena terkena akumulasi kartu kuning.
Tempat Chryl akan digantikan April Hadi yang biasa beroperasi di sisi sayap. Perubahan itu, kata Gurning, tak ada masalah karena April bisa bermain di posisi mana saja.

“April termasuk pemain yang bisa bermain di banyak posisi, termasuk jadi stoper,” jelas Gurning pada GOSport.

Meski tidak tahu persis kekuatan terbaru tim besutan Dody Sahetapy itu, Gurning mengaku opimistis mampu mengalahkan mantan tim besutannya. Belakangan, Persitara melakukan perubahan materi pemain. Mereka juga dilanda masalah internal, karena manajemen belum membayar hak-hak pemain.

Itu pula sebabnya, Afshin, salah satu legiun asingnya menolak bermain ketika menghadapi Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena.

“Kami, tak pernah memikirkan kekurangan tim lain. Saya, hanya memecahkan masalah PSPS,” katanya.

Diakui, PSPS masih mengalami banyak kekurangan, seperti penyelesaian akhir dan sektor pertahanan. Duet Isnaini dengan Herman saat melawan Persisam bisa bermain bagus, tapi gagal memanfaatkan peluang.

Lalu, saat dijamu Bontang FC, Herman diduetkan dengan Andhika Yudhistira. Meski baru tampil bersama, tapi aksi Andhika tidak mengecewakan.

Hanya saja, keduanya gagal menyelesaikan peluang emas menjadi gol. Saat tandang ke markas Persitara dan Pelita, mantan bomber PSMS Medan ini kembali akan diberikan kesempatan.

Kubu PSPS juga tengah memburu pemain China untuk posisi stoper dan striker. Namun, Gurning belum buka nama karena masih tahap negoisasi.

0 komentar:

Posting Komentar